2,6-Di-tert-butyl-1,4-benzoquinone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus tert-butil pada posisi 2 dan 6, yang memberikan stabilitas dan reaktivitas tertentu. Sebagai building block, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk senyawa yang lebih kompleks, seperti pigmen, obat, atau bahan kimia industri.
Karakteristik utama senyawa ini adalah kestabilan kimia dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi oksidasi dan reduksi. Struktur tert-butil pada molekul membantu mengurangi reaktivitas berlebihan, sehingga memudahkan kontrol dalam proses sintesis. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat non-heterosiklik, yang menjadikannya cocok untuk berbagai aplikasi dalam kimia organik.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru atau modifikasi senyawa eksisting. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses bagi para peneliti yang membutuhkan bahan kimia berkualitas untuk eksperimen mereka.
- Digunakan dalam sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Cocok untuk reaksi oksidasi dalam produksi pigmen dan bahan warna
- Berperan dalam modifikasi senyawa organik untuk aplikasi industri
- Dapat digunakan dalam penelitian tentang reaktivitas kimia dan mekanisme reaksi
- Mendukung eksperimen kimia organik dalam pendidikan tinggi dan penelitian dasar
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 719-22-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini mungkin menyebabkan iritasi pada kulit atau mata. Pastikan ventilasi cukup baik saat melakukan eksperimen untuk menghindari paparan berlebihan.
- Pashanova dkk. (2016). Standard thermochemical characteristics of combustion and formation of 3,5-di-tert-butyl-o-benzoquinone and 3,6-di-tert-butyl-o-benzoquinone at T= 298.15 K. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2015.09.003
- Glushakova dkk. (1999). ChemInform Abstract: The Reactions of 3,6‐Di‐tert‐butyl‐1,2‐benzoquinone and 3,6‐Di‐tert‐butylcatechol with tert‐Butyl Hydroperoxide.. ChemInform doi:10.1002/chin.199948068
- ABDOU dkk. (1991). ChemInform Abstract: Reaction of Phosphonium Ylides with 3,5‐Di‐tert.‐butyl‐1,2‐ benzoquinone.. ChemInform doi:10.1002/chin.199138226
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
