4,5-Dichloro-1,2-phenylenediamine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi kondensasi dengan berbagai reaktan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik.
Karena memiliki dua gugus amina pada struktur fenilen dan dua klor pada posisi 4 dan 5, senyawa ini memiliki reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu dalam kondisi tertentu. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk reaksi yang memerlukan substitusi atau modifikasi pada struktur aromatik. Selain itu, senyawa ini dapat berpartisipasi dalam reaksi seperti coupling, nitrosasi, dan reaksi redoks yang umum dalam sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa dalam proyek penelitian kimia organik. Bahan ini menjadi bagian penting dalam laboratorium yang fokus pada sintesis senyawa baru, pengembangan obat, atau penelitian material. Ketersediaannya dan kemudahan penggunaannya membuatnya menjadi pilihan favorit dalam berbagai aplikasi kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa kompleks
- Modifikasi struktur aromatik dalam sintesis kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi redoks
- Pembuatan senyawa intermediat untuk aplikasi farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5348-42-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia yang reaktif, penanganannya harus dilakukan dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reduktif. Pastikan wadahnya tidak bocor dan selalu diperiksa secara berkala untuk memastikan kestabilan bahan.
—
