2-Nitro-1,4-phenylenediamine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik untuk menghasilkan senyawa kompleks lainnya. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai bidang kimia seperti sintesis obat, bahan cat, dan bahan kimia industri. Sebagai building block, senyawa ini memiliki peran penting dalam membangun struktur molekuler yang lebih kompleks.
Senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan dua grup amina yang berada di posisi 1 dan 4, serta satu grup nitro di posisi 2. Karakteristik ini membuatnya sangat reaktif dan cocok untuk berbagai reaksi substitusi dan reduksi. Keunikan struktur molekulnya memungkinkan senyawa ini berperan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan kimia, dan studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk memperluas pengetahuan tentang sintesis senyawa kompleks dan aplikasinya dalam bidang industri.
- Sintesis senyawa arilamin untuk pengembangan bahan cat dan pelapis
- Reaksi substitusi aromatik dalam studi kimia organik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi obat
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dengan grup amina
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5307-14-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau reaksi tidak terduga.
—
