Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1531-77-7

6,11-Dihydrodibenzo[b,e]thiepin-11-one TCI D3416

6,11-Dihydrodibenzo[b,e]thiepin-11-one TCI D3416

Identitas Kimia

No. CAS
1531-77-7
PubChem
CID 73741·SID 87559658
Rumus molekul
C14H10OS
Berat molekul
226.29 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
6H-benzo[c][1]benzothiepin-11-one
SMILES
C1C2=CC=CC=C2C(=O)C3=CC=CC=C3S1
InChIKey
JGJDEWXZEIHBNW-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL02093738
Harga reguler Rp 848.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 848.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3416 6,11-Dihydrodibenzo[b,e]thiepin-11-one adalah bahan kimia sintesis berkerangka trisiklik yang memadukan dua cincin benzena dengan sebuah cincin tengah beranggota tujuh berisi atom sulfur, serta membawa gugus keton pada posisi 11. Senyawa ini berperan di laboratorium sebagai inti heterosiklik siap pakai yang menjadi titik awal pembangunan molekul dibenzotiepin. Membangun kerangka trisiklik seperti ini dari bahan sederhana memerlukan beberapa tahap reaksi yang panjang, sehingga ketersediaannya dalam bentuk reagen jadi sangat menghemat waktu kerja, mengurangi risiko kehilangan hasil antara, dan menjaga konsistensi mutu penelitian sintesis.

Sifat yang menjadikan bahan ini banyak dipilih adalah kombinasi kerangka kaku yang tertata dengan satu gugus fungsi reaktif yang jelas letaknya. Gugus keton aromatik pada posisi 11 mudah diserang nukleofil seperti reagen Grignard maupun organolitium, dapat diubah melalui reaksi Wittig menjadi turunan alkena, direduksi menjadi alkohol sekunder, atau digunakan sebagai titik masuk pembentukan amina melalui aminasi reduktif. Atom sulfur di dalam cincin tengah memberi kelenturan konformasi khas yang memengaruhi bentuk tiga dimensi molekul akhir. Wujudnya berupa padatan sehingga penimbangan pada skala kecil berlangsung rapi dan mudah dikendalikan.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, bahan ini terutama diperlukan oleh kelompok riset kimia medisinal, laboratorium sintesis bahan aktif farmasi, dan program pascasarjana yang menelaah senyawa berkerangka trisiklik. Kemasan 5 g dan 25 g cocok untuk pekerjaan optimasi rute reaksi maupun pembuatan sejumlah kecil senyawa uji untuk keperluan karakterisasi dan pengujian aktivitas. Ukuran kemasan tersebut juga memudahkan penyesuaian dengan siklus pendanaan riset dan menjaga agar reagen tidak terlalu lama tersimpan di iklim tropis yang lembap.

  • Pembangunan kerangka dibenzotiepin: menyediakan inti trisiklik jadi sehingga peneliti dapat langsung memodifikasi gugus keton tanpa menyusun cincin tengah dari awal.
  • Adisi nukleofilik dengan reagen organologam: gugus keton aromatik mudah bereaksi dengan Grignard atau organolitium untuk menghasilkan alkohol tersier berkerangka trisiklik.
  • Olefinasi melalui reaksi Wittig: keton diubah menjadi turunan alkena eksosiklik, sebuah motif struktur yang sering diteliti dalam kimia medisinal senyawa trisiklik.
  • Sintesis pustaka senyawa uji: satu titik reaktif yang terdefinisi jelas memudahkan pembuatan seri analog secara paralel untuk keperluan penapisan aktivitas biologis.
  • Kajian hubungan struktur dan konformasi: cincin tengah berisi sulfur memberi bentuk molekul khas yang menarik ditelaah menggunakan analisis spektroskopi dan pemodelan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1531-77-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya serta panas berlebih

Tempatkan botol reagen pada rak penyimpanan yang sejuk, kering, dan berventilasi cukup, jauh dari sumber panas, percikan api, serta bahan pengoksidasi kuat. Karena bahan berbentuk padatan, lakukan penimbangan menggunakan spatula bersih di dalam lemari asam agar debu halus tidak terhirup dan tidak menyebar ke permukaan kerja. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium berkancing, dan pelindung mata selama seluruh proses penanganan. Tutup kembali wadah dengan rapat setelah digunakan, catat tanggal pembukaan pada label, dan hindari kontaminasi silang dengan sendok yang pernah dipakai untuk reagen lain. Kumpulkan sisa bahan dan limbah pelarutnya dalam wadah limbah kimia berlabel, serta ikuti panduan lembar data keselamatan produsen.

—