TCI D3510 2,4-Dichloro-3-ethyl-6-nitrophenol adalah building block aromatik yang memuat empat unsur struktur sekaligus pada satu cincin benzena, yaitu gugus hidroksil fenolik, dua atom klor, gugus etil, serta gugus nitro. Kepadatan gugus fungsi seperti ini menjadikan senyawa tersebut bahan pemula yang bernilai di laboratorium sintesis, sebab peneliti memperoleh pola substitusi rumit tanpa harus melakukan beberapa tahap nitrasi dan klorinasi sendiri, yang biasanya sulit dikendalikan regioselektivitasnya. Bahan ini dipakai terutama sebagai kerangka awal untuk membangun senyawa heterosiklik dan turunan fenolik tersubstitusi banyak.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah keragaman titik transformasinya. Gugus fenol dapat dialkilasi, diasilasi, atau diubah menjadi triflat sebagai gugus lepas untuk reaksi kopling. Gugus nitro merupakan titik masuk yang sangat berguna karena dapat direduksi menjadi amina, dan aminofenol yang terbentuk selanjutnya dapat disiklisasi menjadi cincin benzoksazol atau sistem terkondensasi lain. Dua atom klor dan gugus nitro bersama-sama menarik elektron sehingga gugus fenol menjadi lebih asam dari fenol biasa, memudahkan pembentukan garam fenolat dan reaksi pada suasana basa lemah. Gugus etil menambah sifat lipofilik dan halangan sterik yang khas pada produk turunan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa dengan pola seperti ini dipakai pada riset sintesis bahan antara agrokimia, pengembangan senyawa bioaktif, serta kajian pewarna dan bahan fungsional di lingkungan kampus dan pusat penelitian. Kemasan 5 g dan 25 g memudahkan pemilihan sesuai tahap pekerjaan, dari uji kondisi reaksi hingga penyiapan bahan antara untuk beberapa langkah sintesis lanjutan.
- Reduksi gugus nitro: nitro dapat diubah menjadi amina sehingga menghasilkan aminofenol tersubstitusi yang menjadi bahan antara penting bagi banyak jalur sintesis.
- Sintesis benzoksazol dan heterosiklik terkondensasi: pasangan gugus hidroksil dan amina hasil reduksi memungkinkan siklisasi membentuk cincin heterosiklik beroksigen dan bernitrogen.
- Eterifikasi dan esterifikasi fenol: keasaman fenol yang meningkat memudahkan pembentukan eter dan ester untuk memodifikasi kelarutan serta sifat molekul target.
- Bahan antara agrokimia: pola klor dan nitro pada inti fenolik banyak dijumpai pada riset bahan aktif pertanian, sehingga senyawa ini berguna sebagai kerangka awal.
- Kajian pewarna dan bahan fungsional: cincin yang kaya substituen penarik elektron memberi ciri serapan dan sifat elektronik yang menarik untuk penelitian material.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 99817-36-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya |
- Kode produk: D3510
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya serta terpisah dari bahan pengoksidasi kuat, basa kuat, dan sumber panas. Senyawa nitroaromatik sebaiknya tidak disimpan berdekatan dengan bahan mudah terbakar dan tidak dipanaskan tanpa kendali suhu yang jelas. Fenol bersifat korosif dan mudah terserap melalui kulit, karena itu gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di dalam lemari asam. Bersihkan tumpahan secara kering, hindari pembilasan ke saluran air, dan kelola limbahnya sebagai limbah berbahaya.
- Bohoussou dkk. (2017). Theoretical Study of the Reaction of (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine with Bis (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine by Hydrophosphination Regioselective by the DFT Method. Computational Chemistry doi:10.4236/cc.2017.53010
- Bohoussou dkk. (2020). Erratum to “Theoretical Study of the Reaction of (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine with Bis (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine by Hydrophosphination Regioselective by the DFT Method” [Computational Chemistry 5 (2017) 113-128]. Computational Chemistry doi:10.4236/cc.2020.81002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

