3,3'-Dibromo-4,4'-dihydroxybiphenyl adalah building block non-heterosiklik yang dibangun di atas kerangka bifenil dengan dua atom bromin dan dua gugus hidroksil yang tersusun simetris pada kedua cincin. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai kerangka kaku bersumbu panjang yang menyediakan empat titik reaksi sekaligus. Bromin berfungsi sebagai gugus pemikat untuk reaksi penggandengan katalisis logam, sedangkan fenol dapat dilindungi, dieterifikasi, atau dipakai sebagai gugus pengarah, sehingga senyawa ini menjadi bahan awal yang sangat produktif bagi kimiawan sintesis dan material.
Sifat yang membuatnya menonjol adalah keteraturan strukturnya. Simetri C₂ pada molekul menyederhanakan spektrum NMR dan mengurangi kemungkinan terbentuknya isomer yang sulit dipisahkan. Ikatan karbon–bromin pada posisi orto terhadap fenol siap mengalami penggandengan Suzuki, Sonogashira, Buchwald–Hartwig, maupun pertukaran halogen–logam untuk memasang gugus baru secara terkendali. Sementara itu, dua gugus fenol memungkinkan pembentukan polimer, makrosiklus, atau ligan bidentat dengan jarak antar-donor yang tetap. Kerangka bifenil sendiri memberi kekakuan dan sistem konjugasi yang bermanfaat untuk material optoelektronik, sehingga satu molekul dapat menjembatani kebutuhan sintesis organik dan ilmu material.
Laboratorium di Indonesia menggunakan bahan semacam ini pada penelitian material fungsional, kimia supramolekul, sintesis ligan, serta pengembangan polimer di lingkungan kampus dan lembaga riset. Building block bifenil terbromoinasi sulit disiapkan sendiri secara selektif, sehingga ketersediaan produk siap pakai sangat menghemat waktu. Kemasan 1 g dan 5 g memberi pilihan bagi percobaan penjajakan maupun sintesis yang lebih besar.
Produk TCI terkait
- Penggandengan silang Suzuki dan Sonogashira: dua ikatan karbon–bromin pada kerangka bifenil memungkinkan pemasangan gugus aril atau alkinil secara simetris maupun bertahap.
- Sintesis ligan bidentat: dua gugus fenol dengan jarak tetap dapat dikembangkan menjadi ligan berbasis oksigen untuk kompleks logam transisi pada riset katalisis.
- Pembuatan monomer polimer aromatik: gugus hidroksil ganda pada kerangka kaku dipakai menyusun poliester, polieter, atau poliuretan dengan sifat termal yang dikaji khusus.
- Riset material optoelektronik: sistem konjugasi bifenil memberi kerangka pemancar dan pengangkut muatan yang lazim ditelusuri pada penelitian bahan organik berbasis cahaya.
- Kimia supramolekul dan makrosiklus: simetri molekul dan posisi gugus fungsi yang teratur memudahkan pembangunan kerangka kalix, kaget molekuler, dan struktur inang tamu.
| Merek | TCI (kode produk D3602) |
|---|---|
| Nomor CAS | 189039-64-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan; penampilan rinci mengacu pada CoA dan lembar data TCI |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena kombinasi gugus fenol dan bromoarena dapat berubah warna bila terpapar udara serta sinar dalam jangka panjang. Desikator atau lemari bahan kimia dengan pengendali kelembapan merupakan pilihan yang tepat untuk kondisi tropis. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Gunakan spatula kering dan bersih, timbang di neraca analitik yang stabil karena kemasan tersedia dalam jumlah kecil, dan kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Baca SDS resmi TCI dan kumpulkan limbah berhalogen secara terpisah.
—
