TCI D3706 Dihydrogen Di-mu-chlorotetrakis(di-tert-butylphosphinito)dipalladate adalah kompleks paladium berinti dua dengan ligan di-tert-butilfosfinito dan jembatan klorida. Di laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai prakatalis paladium serba guna untuk reaksi yang dikatalisis logam transisi, termasuk kopling silang pembentuk ikatan karbon–karbon, pembentukan ikatan karbon–heteroatom, serta reaksi fosforilasi dan hidrofosforilasi. Perannya adalah menyediakan pusat paladium yang sudah dipasangkan dengan ligan fosfor kaya elektron dalam satu senyawa padat, sehingga persiapan reaksi menjadi lebih ringkas dan hasilnya lebih mudah diulang antar percobaan.
Sifat yang membuat kompleks ini banyak dipilih adalah kestabilannya terhadap udara dan kelembapan dibandingkan sistem paladium–fosfina yang harus disiapkan segar di dalam glovebox. Ligan berbasis di-tert-butilfosfinito bersifat sangat mendonorkan elektron dan berhalangan sterik besar, kombinasi yang meningkatkan kemampuan pusat paladium melakukan adisi oksidatif pada substrat sukar serta mempercepat pelepasan produk. Struktur dimer berjembatan klorida menjadikannya padatan yang dapat ditimbang secara langsung di meja kerja. Karena aktivitasnya tinggi, muatan katalis yang diperlukan biasanya kecil, sehingga kemasan berukuran miligram tetap ekonomis dan mengurangi jumlah limbah logam berat yang dihasilkan laboratorium.
Di Indonesia, prakatalis semacam ini dipakai pada riset sintesis organik dan kimia organologam di universitas serta laboratorium pengembangan produk. Kemudahan penanganan menjadi nilai penting karena tidak semua laboratorium memiliki glovebox atau jalur gas inert yang lengkap. Kemasan 100 mg sesuai untuk penapisan kondisi reaksi, replikasi metode publikasi, dan sintesis skala milimol.
- Reaksi kopling silang pembentuk ikatan karbon–karbon, karena ligan fosfor yang kaya elektron membantu pusat paladium mengaktifkan aril halida termasuk yang kurang reaktif.
- Reaksi fosforilasi dan hidrofosforilasi, sebab sistem katalis berbasis ligan fosfinito dikenal berguna untuk membentuk ikatan karbon–fosfor pada substrat organik.
- Pembentukan ikatan karbon–heteroatom, mengingat ligan berhalangan besar mendukung tahap eliminasi reduktif yang menjadi penentu keberhasilan reaksi aminasi maupun eterifikasi.
- Penapisan katalis pada laboratorium tanpa glovebox, karena bentuk padat yang stabil di udara memungkinkan penimbangan langsung tanpa perlu penanganan bebas udara yang rumit.
- Studi mekanisme reaksi organologam, sebab struktur dimer berjembatan klorida yang terdefinisi memudahkan peneliti menafsirkan jalur pembentukan spesies paladium aktif.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D3706 |
|---|---|
| Nomor CAS | 386706-31-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements [Catalysis and Inorganic Chemistry] |
| Ukuran kemasan | 100 mg |
| Bentuk fisik | padatan; penampakan rinci mengacu pada label kemasan dan lembar data produsen |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap sesuai anjuran pada label produsen |
Simpan kompleks ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya, sebaiknya di dalam desikator agar terhindar dari kelembapan yang dapat menurunkan aktivitas katalitik. Timbang dalam jumlah kecil menggunakan spatula kering, lalu tutup kembali wadah dengan segera. Jauhkan dari asam kuat, oksidator, dan sumber panas. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari terbentuknya debu saat penanganan. Sisa bahan, cairan induk reaksi, dan tumpahan yang mengandung paladium harus dikumpulkan terpisah sebagai limbah logam berat untuk diolah sesuai prosedur laboratorium.
—
