TCI D3857 2,3-Dihydrobenzofuran-5-carboxaldehyde adalah building block heterosiklik yang memadukan kerangka dihidrobenzofuran dengan gugus aldehida pada posisi lima. Kerangka benzofuran terhidrogenasi ini merupakan motif yang sering ditemui pada bahan aktif farmasi dan senyawa alam, sementara gugus aldehida menyediakan titik reaksi yang sangat serbaguna bagi kimiawan sintesis. Dengan kata lain, satu botol pereaksi ini sudah memberikan inti struktur yang bernilai sekaligus pegangan kimiawi untuk memperpanjang molekul ke arah yang dikehendaki peneliti dalam program penemuan senyawa baru.
Daya tarik utamanya terletak pada reaktivitas gugus formil aromatik yang mudah diarahkan. Aldehida ini dapat menjalani aminasi reduktif, reaksi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons, kondensasi aldol serta Knoevenagel, pembentukan imina dan oksim, hingga oksidasi menjadi asam karboksilat atau reduksi menjadi alkohol benzilik. Cincin dihidrofuran yang menyatu memberi karakter elektronik dan kekakuan konformasi yang berbeda dari benzaldehida biasa, sehingga turunan yang dihasilkan memiliki profil kelarutan dan interaksi yang khas. Sebagai produk TCI, konsistensi mutu antar lot membantu menjaga keterulangan hasil sintesis.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan pereaksi seperti ini pada riset kimia medisinal, kimia bahan alam sintetik, dan pengembangan intermediet farmasi di perguruan tinggi maupun unit riset industri. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memudahkan penyesuaian anggaran dan skala kerja: kemasan kecil untuk uji coba jalur reaksi dan optimasi kondisi, kemasan besar untuk sintesis bertahap yang membutuhkan pasokan bahan awal secara berulang tanpa harus sering memesan ulang.
Produk TCI terkait
- TCI N1035 10242-12-3 5-Nitrobenzofuran-2-carboxylic Acid
- TCI E0950 69604-00-8 Ethyl 5-Nitrobenzofuran-2-carboxylate
- TCI D3553 115010-11-2 2,3-Dihydrobenzofuran-5-sulfonyl Chloride
- TCI D2446 35700-40-4 2,3-Dihydrobenzofuran-7-carboxylic Acid
- TCI D1583 496-16-2 2,3-Dihydrobenzofuran
- TCI I0743 1196-70-9 Indole-6-carboxaldehyde
- Aminasi reduktif untuk membentuk amina sekunder dan tersier, karena gugus aldehida bereaksi lancar dengan amina lalu direduksi menjadi ikatan C–N stabil.
- Reaksi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons dalam pemanjangan rantai, sebab aldehida aromatik merupakan pasangan olefinasi yang reaktif dan memberi hasil dengan selektivitas baik.
- Sintesis senyawa kandidat obat berbasis inti benzofuran, mengingat kerangka ini kerap dijumpai pada molekul bioaktif dan disukai dalam program kimia medisinal.
- Pembentukan imina, oksim, dan hidrazon untuk derivatisasi analitik maupun sintesis, karena gugus karbonil mudah berkondensasi dengan berbagai nukleofil nitrogen.
- Penyusunan pustaka senyawa terarah struktur, karena satu aldehida ini dapat direaksikan dengan banyak mitra sehingga menghasilkan variasi turunan secara sistematis dan efisien.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 55745-70-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan; deskripsi tampilan lot tercantum pada label dan Certificate of Analysis |
| Penyimpanan | tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produk |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari panas, nyala api, serta bahan pengoksidasi. Aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan bila sering terpapar udara, sehingga sebaiknya wadah dibuka seperlunya dan ditutup segera setelah penimbangan; penggunaan gas inert pada ruang kepala botol dapat membantu menjaga kualitas. Gunakan wadah kaca berwarna gelap atau wadah asli pabrik. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan, dan kacamata pelindung, kerjakan penimbangan di area berventilasi, serta baca lembar data keselamatan sebelum digunakan.
—
