TCI D3888 2,3-Difluorophenetole adalah senyawa aromatik yang terdiri atas cincin benzena dengan gugus etoksi serta dua atom fluor yang bersebelahan pada posisi 2 dan 3. Senyawa ini dikategorikan sebagai fluorinated building block, yaitu bahan antara yang dipakai untuk memasukkan motif aromatik terfluorinasi ke dalam molekul yang lebih kompleks. Di laboratorium, bahan seperti ini menjadi titik awal berbagai reaksi fungsionalisasi cincin, mulai dari litiasi terarah, substitusi nukleofilik aromatik, hingga reaksi kopling silang yang dikatalisis paladium untuk membangun kerangka biaril.
Sifat utama yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah pola fluorinasi ortho yang berdampingan. Dua atom fluor bertetangga menciptakan momen dipol dan anisotropi polarisabilitas yang khas, sebuah karakter yang sangat dicari pada material kristal cair dan bahan elektronik organik. Pada saat yang sama, atom fluor mengasamkan proton aromatik di sekitarnya sehingga memungkinkan deprotonasi terarah menggunakan basa organologam kuat, membuka jalan bagi fungsionalisasi regioselektif yang sulit dicapai pada arena non-terfluorinasi. Gugus etoksi menyumbang kerapatan elektron sekaligus berfungsi sebagai gugus pengarah, memberi peneliti kendali tambahan atas posisi reaksi berikutnya.
Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium riset material maju, kimia organik sintetik, dan pengembangan senyawa fungsional di lingkungan universitas maupun lembaga penelitian. Kelompok riset yang menekuni material optoelektronik, kristal cair, atau sintesis senyawa aktif memerlukan bahan awal dengan pola substitusi yang tepat dan tidak selalu mudah dibuat sendiri. Kemasan 5 g memenuhi kebutuhan percobaan skala laboratorium tanpa menyisakan bahan berlebih yang berisiko menurun mutunya selama penyimpanan panjang.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 28
- Sintesis material kristal cair: motif difluoroaromatik memberikan anisotropi dielektrik yang dibutuhkan untuk merancang campuran kristal cair dengan respons medan listrik terkendali.
- Litiasi terarah: atom fluor bertetangga mengasamkan proton aromatik sehingga deprotonasi selektif dapat dilakukan untuk memperkenalkan gugus fungsi baru secara regioselektif.
- Reaksi kopling silang: setelah diubah menjadi turunan halida atau boronat, senyawa ini dipakai membangun kerangka biaril melalui katalisis paladium yang umum di laboratorium.
- Bahan antara kimia medisinal: pola aromatik terfluorinasi ini sering diadopsi untuk menyetel lipofilisitas serta stabilitas metabolik kandidat senyawa obat yang sedang dikembangkan.
- Pengembangan bahan elektronik organik: gugus fluor menurunkan tingkat energi orbital molekul sehingga berguna dalam merancang semikonduktor organik dan material transpor muatan.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D3888 |
|---|---|
| Nomor CAS | 121219-07-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | senyawa aromatik terfluorinasi golongan eter aril untuk penggunaan sintesis |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber api |
Simpan bahan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Karena senyawa aromatik terhalogenasi umumnya mudah menguap dan dapat terbakar, jauhkan dari nyala api terbuka, permukaan panas, dan sumber percikan listrik. Lakukan penimbangan serta pemindahan di dalam lemari asam dengan mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium untuk menghindari kontak kulit maupun terhirupnya uap. Hindarkan dari oksidator kuat. Tutup kembali botol segera setelah digunakan agar tidak terjadi penguapan atau kontaminasi kelembapan, dan buang limbahnya melalui jalur limbah organik terhalogenasi.
—
