TCI D3913 4-Bromo-2,3-difluorophenol adalah building block terfluorinasi yang memuat tiga jenis gugus fungsi sekaligus, yakni gugus hidroksil fenolik, atom brom, dan dua atom fluor pada cincin benzena. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan awal penting dalam sintesis molekul terfluorinasi, terutama pada riset kimia medisinal dan material kristal cair. Kombinasi gugus tersebut memberikan banyak pilihan jalur reaksi sehingga peneliti dapat merancang molekul target dengan pola substitusi yang sangat spesifik.
Sifat yang menjadikannya bernilai tinggi adalah pengaruh atom fluor terhadap distribusi elektron, keasaman gugus fenol, serta sifat lipofilik molekul hasil sintesis, yang sering dimanfaatkan untuk memperbaiki profil senyawa kandidat obat. Atom brom berfungsi sebagai gugus pengarah reaksi kopling silang seperti Suzuki atau Buchwald, sedangkan gugus hidroksil dapat dieterifikasi atau diesterifikasi. Ketiga titik reaktif ini bekerja secara ortogonal sehingga sintesis bertahap dapat direncanakan dengan urutan yang rapi dan terkontrol oleh peneliti.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini digunakan oleh kelompok riset sintesis organik di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan bahan aktif farmasi, serta penelitian material elektronik dan kristal cair. Kemasan 1 g dan 5 g cocok untuk pekerjaan sintesis multitahap yang biasanya membutuhkan bahan awal terfluorinasi dalam jumlah kecil namun dengan mutu yang benar-benar terjaga.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 28
Produk TCI terkait
- TCI B4490 186590-26-1 5-Bromo-2,3-difluorophenol
- TCI B3845 166281-37-4 2-Bromo-4,5-difluorophenol
- TCI B3004 98130-56-4 2-Bromo-4,6-difluorophenol
- TCI T3756 132123-45-6 3,4,5-Trifluorophenyl trans,trans-4'-Propylbicyclohexyl-4-carboxylate
- TCI T3129 113798-74-6 2,3,6-Trifluorophenol
- TCI T2407 209995-38-0 2,4,5-Trifluorophenylacetic Acid
- Reaksi kopling silang berkatalis paladium, karena atom brom pada cincin merupakan gugus pergi yang lazim dipakai pada reaksi Suzuki maupun Buchwald.
- Sintesis eter dan ester aril terfluorinasi, sebab gugus fenol dapat dialkilasi atau diasilasi untuk memperoleh turunan dengan sifat fisikokimia berbeda.
- Riset kimia medisinal senyawa terfluorinasi, mengingat substituen fluor sering dipakai memperbaiki stabilitas metabolik serta lipofilisitas kandidat senyawa obat.
- Pengembangan material kristal cair dan elektronik organik, karena inti benzena terfluorinasi memberikan sifat dielektrik dan penataan molekul yang diinginkan perancang material.
- Sintesis multitahap senyawa heterosiklik, sebab tiga gugus reaktif ortogonal memungkinkan penyusunan kerangka kompleks melalui urutan reaksi yang terencana rapi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 144292-32-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | senyawa fenol terhalogenasi |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan reagen ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya, karena senyawa fenol dapat berubah warna bila teroksidasi selama penyimpanan panjang. Wadah kaca berpenutup kedap lebih dianjurkan daripada wadah plastik biasa, dan penyimpanan di bawah gas inert dapat membantu menjaga mutu setelah botol dibuka. Fenol bersifat mengiritasi kulit dan mata, sehingga penanganan wajib menggunakan sarung tangan, kacamata pelindung, jas laboratorium, dan dilakukan di lemari asam sesuai Safety Data Sheet.
—
