Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1116-77-4

4-(Dimethylamino)butyraldehyde Diethyl Acetal TCI D3973

4-(Dimethylamino)butyraldehyde Diethyl Acetal TCI D3973

Identitas Kimia

Nama lain
4,4-Diethoxy-N,N-dimethylbutylamine
No. CAS
1116-77-4
PubChem
CID 547078·SID 125307535
Rumus molekul
C10H23NO2
Berat molekul
189.30 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4,4-diethoxy-N,N-dimethylbutan-1-amine
SMILES
CCOC(CCCN(C)C)OCC
InChIKey
QKXMWBLNSPNBEY-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00671479
Harga reguler Rp 637.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 637.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3973 4-(Dimethylamino)butyraldehyde Diethyl Acetal adalah building block non-heterosiklik yang membawa gugus amina tersier dimetilamino pada satu ujung dan aldehida terlindung dalam bentuk asetal dietil pada ujung lainnya. Rancangan molekul semacam ini memungkinkan peneliti membawa fungsi aldehida melalui berbagai tahap sintesis tanpa risiko reaksi samping, lalu membebaskannya kembali tepat pada saat dibutuhkan. Di laboratorium sintesis organik dan farmasi, senyawa ini kerap digunakan untuk memperkenalkan rantai empat karbon yang berujung gugus amino basa ke dalam kerangka molekul target.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah stabilitas asetal pada kondisi netral dan basa, dipadukan dengan kemudahan hidrolisisnya pada suasana asam berair. Karena amina di sini bersifat tersier, gugus tersebut tidak ikut bereaksi pada asilasi atau alkilasi seperti halnya amina primer, melainkan berperan sebagai basa dan pusat nukleofilik lemah yang dapat membentuk garam amonium kuaterner bila diperlukan. Sifat basa ini juga memberi molekul kelarutan yang baik dalam media berair terasamkan, sehingga memudahkan pemisahan produk melalui ekstraksi asam-basa. Kombinasi gugus tersebut menjadikannya reagen yang praktis untuk jalur sintesis bertahap.

Laboratorium riset farmasi, kimia medisinal, dan sintesis organik di Indonesia menggunakan reagen jenis ini untuk membangun rantai samping aminoalkil yang umum ditemukan pada molekul aktif biologis, serta sebagai prekursor pembentukan cincin nitrogen. Kemasan riset berukuran kecil sangat sesuai untuk pekerjaan penapisan, optimasi kondisi reaksi, maupun keperluan pengajaran tingkat lanjut. Karena berupa cairan yang peka terhadap kelembapan dan udara, laboratorium umumnya menyimpannya secara terpisah dan menerapkan teknik pemindahan bebas udara.

  • Sintesis rantai samping aminoalkil pada senyawa farmasi, karena motif dimetilaminobutil sering dijumpai pada kerangka molekul yang aktif secara biologis.
  • Pembentukan cincin heterosiklik nitrogen, sebab aldehida hasil hidrolisis asetal dapat bereaksi lanjut melalui kondensasi maupun siklisasi intramolekul yang terkendali.
  • Reaksi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons, dengan lebih dulu membebaskan aldehida agar dapat diolefinasi menjadi rantai tak jenuh yang diinginkan peneliti.
  • Sintesis garam amonium kuaterner, memanfaatkan amina tersier yang mudah dialkilasi untuk menghasilkan surfaktan kationik maupun katalis transfer fasa laboratorium.
  • Aminasi reduktif tidak langsung, karena aldehida yang dibebaskan dapat digandengkan dengan amina lain sehingga terbentuk kerangka diamina berjarak rantai tertentu.

Merek TCI
Nomor CAS 1116-77-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan; rincian lengkap mengikuti lembar data dan Certificate of Analysis dari produsen
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber asam

Simpan cairan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Gugus asetal peka terhadap suasana asam, sehingga bahan harus dijauhkan dari uap asam maupun bahan kimia bersifat asam agar tidak terhidrolisis sebelum digunakan. Pemindahan sebaiknya dilakukan dengan jarum suntik atau kanula kering di bawah atmosfer gas inert untuk mencegah masuknya uap air. Lakukan pekerjaan di dalam lemari asam dan kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Amina bersifat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan, sehingga kontak langsung maupun penghirupan uapnya harus dihindari.

—