TCI D3973 4-(Dimethylamino)butyraldehyde Diethyl Acetal adalah building block non-heterosiklik yang membawa gugus amina tersier dimetilamino pada satu ujung dan aldehida terlindung dalam bentuk asetal dietil pada ujung lainnya. Rancangan molekul semacam ini memungkinkan peneliti membawa fungsi aldehida melalui berbagai tahap sintesis tanpa risiko reaksi samping, lalu membebaskannya kembali tepat pada saat dibutuhkan. Di laboratorium sintesis organik dan farmasi, senyawa ini kerap digunakan untuk memperkenalkan rantai empat karbon yang berujung gugus amino basa ke dalam kerangka molekul target.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah stabilitas asetal pada kondisi netral dan basa, dipadukan dengan kemudahan hidrolisisnya pada suasana asam berair. Karena amina di sini bersifat tersier, gugus tersebut tidak ikut bereaksi pada asilasi atau alkilasi seperti halnya amina primer, melainkan berperan sebagai basa dan pusat nukleofilik lemah yang dapat membentuk garam amonium kuaterner bila diperlukan. Sifat basa ini juga memberi molekul kelarutan yang baik dalam media berair terasamkan, sehingga memudahkan pemisahan produk melalui ekstraksi asam-basa. Kombinasi gugus tersebut menjadikannya reagen yang praktis untuk jalur sintesis bertahap.
Laboratorium riset farmasi, kimia medisinal, dan sintesis organik di Indonesia menggunakan reagen jenis ini untuk membangun rantai samping aminoalkil yang umum ditemukan pada molekul aktif biologis, serta sebagai prekursor pembentukan cincin nitrogen. Kemasan riset berukuran kecil sangat sesuai untuk pekerjaan penapisan, optimasi kondisi reaksi, maupun keperluan pengajaran tingkat lanjut. Karena berupa cairan yang peka terhadap kelembapan dan udara, laboratorium umumnya menyimpannya secara terpisah dan menerapkan teknik pemindahan bebas udara.
Produk TCI terkait
- 3-Bromobenzaldehyde Diethyl Acetal, CAS 75148-49-1, TCI B3822
- 2-Bromobenzaldehyde Diethyl Acetal, CAS 35822-58-3, TCI B3800
- 4-Bromobenzaldehyde Diethyl Acetal, CAS 34421-94-8, TCI B2845
- Benzaldehyde Diethyl Acetal, CAS 774-48-1, TCI B1893
- Bromoacetaldehyde Diethyl Acetal, CAS 2032-35-1, TCI B0957
- Acrolein Diethyl Acetal, CAS 3054-95-3, TCI A0640
- Sintesis rantai samping aminoalkil pada senyawa farmasi, karena motif dimetilaminobutil sering dijumpai pada kerangka molekul yang aktif secara biologis.
- Pembentukan cincin heterosiklik nitrogen, sebab aldehida hasil hidrolisis asetal dapat bereaksi lanjut melalui kondensasi maupun siklisasi intramolekul yang terkendali.
- Reaksi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons, dengan lebih dulu membebaskan aldehida agar dapat diolefinasi menjadi rantai tak jenuh yang diinginkan peneliti.
- Sintesis garam amonium kuaterner, memanfaatkan amina tersier yang mudah dialkilasi untuk menghasilkan surfaktan kationik maupun katalis transfer fasa laboratorium.
- Aminasi reduktif tidak langsung, karena aldehida yang dibebaskan dapat digandengkan dengan amina lain sehingga terbentuk kerangka diamina berjarak rantai tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1116-77-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan; rincian lengkap mengikuti lembar data dan Certificate of Analysis dari produsen |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber asam |
Simpan cairan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Gugus asetal peka terhadap suasana asam, sehingga bahan harus dijauhkan dari uap asam maupun bahan kimia bersifat asam agar tidak terhidrolisis sebelum digunakan. Pemindahan sebaiknya dilakukan dengan jarum suntik atau kanula kering di bawah atmosfer gas inert untuk mencegah masuknya uap air. Lakukan pekerjaan di dalam lemari asam dan kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Amina bersifat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan, sehingga kontak langsung maupun penghirupan uapnya harus dihindari.
—








