TCI D4153 Dibenzothiophene 5,5-Dioxide adalah senyawa heterosiklik yang tersusun dari rangka dibenzotiofena dengan atom sulfur yang telah teroksidasi penuh menjadi gugus sulfon. Senyawa ini ditempatkan sebagai building block heterosiklik karena kerangka trisiklik datar yang dimilikinya sering menjadi inti bagi molekul fungsional. Di laboratorium, bahan ini dipakai baik sebagai bahan awal sintesis maupun sebagai senyawa acuan pada studi kimia sulfur, khususnya penelitian yang mendalami perilaku senyawa organosulfur ketika mengalami oksidasi, adsorpsi, atau reaksi katalitik lanjutan.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah gugus sulfon yang sangat menarik elektron sekaligus stabil secara termal dan kimia. Kombinasi ini menurunkan kerapatan elektron pada kedua cincin benzena, membuat kerangkanya kokoh terhadap kondisi reaksi yang keras namun tetap dapat difungsionalisasi lewat substitusi aromatik atau reaksi kopling terarah. Karena bersifat penerima elektron yang kaku dan datar, senyawa ini juga menarik bagi penelitian material optoelektronik yang membutuhkan unit akseptor dengan rigiditas tinggi. Kestabilan tersebut pula yang membuatnya nyaman ditangani dan disimpan dalam pekerjaan laboratorium rutin.
Di Indonesia, bahan ini banyak dibutuhkan laboratorium riset yang menggeluti kimia minyak dan gas, terutama kajian desulfurisasi bahan bakar serta pengembangan katalis dan adsorben, di samping laboratorium material fungsional dan kimia organik sintetik. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan antara skala percobaan penjajakan dan pekerjaan berulang yang memerlukan banyak titik data, sehingga sesuai dengan ritme penelitian kampus maupun unit litbang industri.
- Senyawa acuan pada studi desulfurisasi oksidatif, karena mewakili produk teroksidasi penuh dari dibenzotiofena yang menjadi target utama penelitian pemurnian bahan bakar.
- Unit akseptor elektron pada sintesis material optoelektronik, sebab gugus sulfon yang kuat menarik elektron dipadu kerangka aromatik datar dan kaku.
- Bahan awal fungsionalisasi aromatik lanjutan, karena kerangka sulfon yang stabil mampu bertahan pada kondisi halogenasi maupun reaksi kopling bersuhu tinggi.
- Standar pembanding pada pengembangan metode analisis senyawa organosulfur, sebab strukturnya jelas dan sifatnya stabil sehingga cocok untuk verifikasi metode kromatografi.
- Penelitian adsorben dan katalis heterogen, karena senyawa ini dipakai sebagai molekul model untuk mengukur kinerja bahan dalam mengikat senyawa sulfur teroksidasi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1016-05-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | senyawa heterosiklik padat berbentuk serbuk atau kristal |
| Penyimpanan | simpan pada wadah tertutup rapat di ruang sejuk dan kering, terhindar dari kelembapan |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, diletakkan pada lemari penyimpanan yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Wadah kaca bertutup ulir dengan pelapis inert merupakan pilihan yang lazim, dan sebaiknya dilengkapi label yang jelas mencakup nama senyawa serta tanggal pembukaan. Karena berbentuk padatan halus, penimbangan sebaiknya dilakukan secara hati-hati agar debu tidak terhirup, idealnya di dalam lemari asam atau kabinet penimbangan. Gunakan jas laboratorium, sarung tangan, dan pelindung mata, bersihkan segera ceceran padatan, dan pelajari Lembar Data Keselamatan resmi sebelum pemakaian.
- Okumura dkk. (2024). Electrochemical Synthesis of Diarylsultones and Dibenzothiophene Dioxide Via C–O/C–S Bond Formation. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2024-02533637mtgabs
- Maisuradze dkk. (2017). Novel Imidazole and Dibenzothiophene-dioxide Containing Tetracyclic Systems. Chemical Science International Journal doi:10.9734/csji/2017/30939
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
