Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 16466-61-8

Di-tert-butyl Hydrazodicarboxylate TCI D4224

Di-tert-butyl Hydrazodicarboxylate TCI D4224

Identitas Kimia

Nama lain
Di-tert-butyl 1,2-Hydrazinedicarboxylate · Di-tert-butyl Hydrazodiformate
No. CAS
16466-61-8
PubChem
CID 85431·SID 160871276
Rumus molekul
C10H20N2O4
Berat molekul
232.28 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tert-butyl N-[(2-methylpropan-2-yl)oxycarbonylamino]carbamate
SMILES
CC(C)(C)OC(=O)NNC(=O)OC(C)(C)C
InChIKey
TYSZETYVESRFNT-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00015000
Harga reguler Rp 1.326.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.326.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4224 Di-tert-butyl Hydrazodicarboxylate adalah turunan hidrazina yang kedua atom nitrogennya dilindungi oleh gugus tert-butoksikarbonil, sehingga sering disebut sebagai Boc-hidrazida ganda. Reagen ini berperan penting dalam sintesis organik sebagai sumber nitrogen terlindungi untuk pembentukan ikatan karbon–heteroatom, khususnya pada reaksi aminasi elektrofilik dan pembuatan senyawa berbasis hidrazina. Bentuk terlindunginya memungkinkan peneliti memperkenalkan unit N–N ke dalam kerangka molekul secara aman dan terkendali, lalu melepaskan gugus pelindung pada tahap akhir dengan kondisi asam yang sudah sangat lazim.

Karakteristik yang membuat reagen ini banyak digunakan adalah kestabilannya sebagai padatan yang mudah ditimbang, dibandingkan hidrazina bebas yang jauh lebih reaktif dan berisiko. Dua gugus Boc menurunkan nukleofilisitas nitrogen sehingga reaksi menjadi lebih selektif, sekaligus memberi jalur deproteksi yang bersih menggunakan asam seperti TFA atau HCl tanpa memerlukan reagen khusus. Senyawa ini juga dikenal sebagai pasangan redoks dari di-tert-butil azodikarboksilat: bentuk tereduksi ini merupakan produk samping sekaligus prekursor azodikarboksilat yang dipakai pada reaksi Mitsunobu, sehingga berguna dalam kajian mekanisme maupun regenerasi reagen.

Di laboratorium Indonesia, reagen ini banyak dimanfaatkan oleh kelompok riset sintesis organik dan kimia medisinal yang membangun senyawa heterosiklik bernitrogen, turunan hidrazida, serta prekursor pirazol dan triazol. Kemasan 5 g dan 25 g memadai untuk sintesis skala milimol yang umum dilakukan pada penelitian tesis, disertasi, dan proyek hibah riset kampus.

  • Aminasi elektrofilik enolat dan nukleofil karbon: memperkenalkan unit nitrogen terlindungi ke posisi alfa sehingga menghasilkan prekursor asam amino dan amina yang bernilai sintetis.
  • Sintesis prekursor heterosiklik bernitrogen: unit N–N terlindungi menjadi titik awal pembentukan pirazol, triazol, dan cincin lain setelah tahap deproteksi asam dilakukan.
  • Penyiapan turunan hidrazina terlindungi: memberikan alternatif yang lebih aman dan mudah ditangani dibandingkan hidrazina bebas yang bersifat sangat reaktif dan berbahaya.
  • Prekursor di-tert-butil azodikarboksilat: dapat dioksidasi menjadi reagen azo yang digunakan pada reaksi Mitsunobu dan berbagai transformasi redoks di laboratorium sintesis.
  • Kajian mekanisme reaksi Mitsunobu: sebagai bentuk tereduksi reagen azo, senyawa ini berguna untuk menelusuri jalur reaksi dan mengoptimalkan kondisi percobaan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4224
Nomor CAS 16466-61-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > C-X(Non-Halogen) Bond Formation
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan (kristal/serbuk putih hingga hampir putih)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, sesuai anjuran label produsen

Simpan reagen dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya serta sumber panas; penyimpanan dalam desikator membantu menjaga kualitas padatan di lingkungan lembap. Hindari kontak dengan asam kuat, oksidator kuat, dan basa kuat karena dapat memicu deproteksi atau dekomposisi yang tidak diinginkan. Lakukan penimbangan di lemari asam atau area berventilasi baik menggunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium untuk menghindari terhirupnya serbuk halus. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan, beri label tanggal pembukaan pertama, dan buang sisa reaksi melalui jalur limbah kimia organik yang berlaku.

  • Jung dkk. (2016). Cu-Catalyzed Aerobic Oxidation of Di-tert-butyl Hydrazodicarboxylate to Di-tert-butyl Azodicarboxylate and Its Application on Dehydrogenation of 1,2,3,4-Tetrahydroquinolines under Mild Conditions. Organic Letters doi:10.1021/acs.orglett.6b03166
  • Jung dkk. (2016). Correction to “Cu-Catalyzed Aerobic Oxidation of Di-tert-butyl Hydrazodicarboxylate to Di-tert-butyl Azodicarboxylate and Its Application on Dehydrogenation of 1,2,3,4-Tetrahydroquinolines under Mild Conditions”. Organic Letters doi:10.1021/acs.orglett.6b03758
  • Krossing dkk. (2008). Dimeric Di(tert-butyl)haloalanes and a Monomeric Di(tert-butyl)phosphino-di(tert-butyl)alane. Zeitschrift für Naturforschung B doi:10.1515/znb-2008-0905

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.