Ethyl 3-(3,4-Dichlorophenyl)carbazate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori reaktif sintetik yang digunakan untuk membentuk ikatan C-X, khususnya dalam reaksi substitusi halogen. Senyawa ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa organik kompleks, terutama dalam sintesis senyawa dengan struktur karboksilat atau ester. Karena sifat kimianya yang stabil, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kestabilan dan kontrol tinggi.
Ethyl 3-(3,4-Dichlorophenyl)carbazate memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan gugus karboksilat yang terikat pada atom karbon. Senyawa ini memiliki sifat reaktif yang memungkinkan reaksi substitusi atau reaksi lain yang melibatkan ikatan karbon-halogen. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan spesifisitas tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat non-volatil yang memudahkan proses manipulasi dan pemrosesan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa kompleks dan pengembangan obat. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini sebagai bahan baku dalam eksperimen yang memerlukan presisi dan akurasi tinggi. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai laboratorium yang fokus pada penelitian ilmiah dan pengembangan teknologi.
Kelebihan (brosur TCI)
- Menghasilkan senyawa azo melalui oksidasi udara dengan katalis besi
- Dapat diterapkan pada reaksi Mitsunobu katalitik
- Dapat diperoleh kembali dan didaur ulang setelah reaksi
Brosur TCI (PDF)
- Recyclable Mitsunobu Reagents 2024-12-16 · hal. 1
- Mitsunobu Reaction 2026-07-22 · hal. 4
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks untuk memperoleh produk dengan struktur tertentu
- Cocok untuk reaksi substitusi halogen dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kontrol presisi
- Mempercepat proses pembuatan senyawa ester dan karboksilat dalam penelitian kimia
- Digunakan dalam penelitian farmakologi untuk pengembangan senyawa obat baru
- Dapat dimanfaatkan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif untuk identifikasi senyawa kimia
Dari brosur TCI
- Reaksi Mitsunobu dengan asam karboksilat sebagai nukleofil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13124-15-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > C-X(Non-Halogen) Bond Formation [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Data dari brosur TCI
| Yield, e.r. | 93%, 99:1 e.r. (Katalis E0998 10 mol%, nukleofil asam karboksilat (1.1 eq.), PPh3 2 eq., MS5Å, toluena, suhu kamar) |
|---|
Sumber: TCI brochure RR057 (2024-12-16)
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini harus dihindari dari paparan udara atau kelembapan berlebihan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terjauh dari sumber panas atau bahan kimia lain yang bersifat reaktif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
—
