Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4295-36-7

2,3-Dihydro-4(1H)-quinolinone TCI D5773

2,3-Dihydro-4(1H)-quinolinone TCI D5773

Identitas Kimia

Nama lain
1,2,3,4-Tetrahydro-4-quinolinone · 1,2,3,4-Tetrahydro-4-quinolone · 2,3-dihydroquinolin-4(1H)-one
No. CAS
4295-36-7
Rumus molekul
C9H9NO
Berat molekul
147.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,3-dihydro-1H-quinolin-4-one
SMILES
C1CNC2=CC=CC=C2C1=O
InChIKey
BUWPZNOVIHAWHW-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00666394
PubChem
CID 117158
Harga reguler Rp 4.108.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.108.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,3-Dihydro-4(1H)-quinolinone (TCI D5773) adalah blok bangun heterosiklik yang memiliki kerangka bisiklik dengan cincin benzena tersambung ke cincin nitrogen jenuh yang mengandung gugus keton. Struktur ini dikenal juga sebagai kerangka dihidrokuinolinon dan menempati posisi penting dalam sintesis organik karena menyediakan dua gugus fungsi reaktif sekaligus, yaitu karbonil dan amina sekunder aromatik. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai titik awal untuk membangun turunan kuinolin, kuinolon, serta berbagai kerangka alkaloid sintetik yang menjadi perhatian dalam penelitian kimia medisinal.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah keluwesan reaktivitasnya. Gugus keton dapat mengalami reduksi, kondensasi, adisi nukleofilik, maupun pembentukan enolat untuk substitusi pada posisi alfa, sedangkan nitrogen cincin dapat diasilasi, dialkilasi, atau disulfonilasi guna memasang variasi substituen. Kombinasi keduanya memungkinkan pembangunan keanekaragaman struktur dari satu bahan awal, sehingga efisien untuk penyusunan pustaka senyawa. Kerangka semi-jenuh ini juga dapat dioksidasi lebih lanjut menuju sistem kuinolin yang sepenuhnya aromatik apabila diperlukan, sehingga fleksibel untuk beberapa jalur sintesis sekaligus.

Bagi laboratorium di Indonesia, bahan ini bermanfaat pada riset kimia sintesis dan kimia bahan alam sintetik di perguruan tinggi, khususnya kelompok yang mengembangkan analog senyawa aktif atau mempelajari metodologi reaksi baru. Ketersediaan kemasan 1 g dan 5 g memudahkan penyesuaian: ukuran kecil untuk penapisan kondisi dan optimasi reaksi, ukuran lebih besar untuk sintesis bertahap yang memerlukan pengulangan atau peningkatan skala terbatas.

  • Sintesis turunan kuinolin dan kuinolon, karena kerangka dihidro ini dapat dielaborasi lalu dioksidasi menuju sistem heteroaromatik yang sepenuhnya terkonjugasi.
  • Penyusunan pustaka kimia medisinal, sebab gugus keton dan nitrogen cincin memungkinkan pemasangan substituen beragam dari satu bahan awal yang sama.
  • Reaksi kondensasi dan pembentukan enolat, mengingat posisi alfa terhadap karbonil mudah difungsionalisasi untuk memperkenalkan gugus baru secara terkendali.
  • Pembuatan amina kiral melalui reduksi asimetris, karena gugus karbonil siklik merupakan substrat klasik untuk pengujian katalis reduksi enantioselektif.
  • Studi metodologi reaksi baru, sebab strukturnya memuat beberapa situs reaktif sehingga berguna menguji selektivitas suatu pereaksi atau sistem katalis.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), nomor katalog D5773
Nomor CAS 4295-36-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan; konfirmasikan pada lembar data dan sertifikat analisis lot
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dengan wadah tertutup rapat

Simpan senyawa dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena amina aromatik umumnya lebih baik dijauhkan dari panas dan paparan sinar berkepanjangan. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan asam kuat. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; lakukan penimbangan serta pemindahan bahan di lemari asam agar debu tidak terhirup dan kontak kulit dapat dihindari. Bila terjadi tumpahan, kumpulkan secara kering, bersihkan area dengan pelarut yang sesuai, lalu buang seluruh limbah pada wadah kimia berlabel.

—