Ethylene Glycol Dibenzoate (EGDB) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan pembentukan ikatan ester atau struktur rantai karbon yang kompleks. Dalam laboratorium, EGDB berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang membantu ilmuwan dalam mengembangkan senyawa baru dengan sifat tertentu.
EGDB memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reaktan seperti asam, basa, atau senyawa lainnya dalam kondisi tertentu. Karena sifatnya yang tidak mengandung heterosiklik, EGDB lebih mudah diproses dalam reaksi tertentu dibandingkan senyawa dengan struktur kompleks. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi membuatnya menjadi pilihan yang populer di laboratorium.
Di Indonesia, EGDB digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen sintesis senyawa organik, termasuk dalam pengembangan obat, bahan kimia industri, dan material baru. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, EGDB menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa ester kompleks yang memerlukan struktur rantai karbon stabil
- Pengembangan bahan kimia industri seperti plastik, pelapis, dan bahan perekat
- Penelitian farmakologi untuk pembuatan senyawa obat baru
- Eksperimen kimia organik dalam pendidikan tinggi untuk memahami mekanisme reaksi
- Pemrosesan bahan baku dalam pembuatan bahan kimia sintetis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 94-49-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung |
EGDB harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penyimpanan, pastikan area laboratorium tetap kering dan bebas dari kelembapan berlebihan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini. EGDB bersifat tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Li dkk. (2018). Experimental Isobaric Vapor Liquid Equilibrium for Binary Systems Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol, Diethylene Glycol Dibenzoate + Octyl Benzoate, and Ternary System Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol + Octyl Benzoate at 1.0152 kPa. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.8b00460
- Xu dkk. (2006). Microbial Degradation of Ethylene Glycol Dibenzoate by Rhodococcus sp. 2Cb. Sen'i Gakkaishi doi:10.2115/fiber.62.106
- Uchida dkk. (2003). Purification and properties of an esterase fromAspergillus nomiusHS-1 degrading ethylene glycol dibenzoate. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/s0378-1097(03)00353-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
