TCI E0759 Ethyl (2,3,4,5-Tetrafluorobenzoyl)acetate adalah ester beta-ketoester terfluorinasi yang membawa cincin benzena dengan empat atom fluor pada posisi 2, 3, 4, dan 5. Senyawa ini merupakan bahan pembangun terfluorinasi yang sangat dikenal dalam sintesis senyawa heterosiklik berkinerja tinggi. Di laboratorium kimia organik dan kimia medisinal, bahan ini menjadi titik masuk menuju kerangka kuinolon dan turunan aromatik terfluorinasi lainnya, sehingga sering menjadi reagen kunci pada rute sintesis multitahap yang dirancang secara konvergen.
Sifat yang menjadikannya bernilai adalah keberadaan sistem beta-ketoester yang memiliki proton metilena aktif di antara gugus karbonil keton dan ester. Proton tersebut mudah dideprotonasi sehingga senyawa ini siap mengikuti kondensasi Claisen, reaksi Knoevenagel, alkilasi, asilasi, dan pembentukan enamina. Di sisi lain, empat atom fluor pada cincin membuat inti aromatik sangat miskin elektron, sehingga reaksi substitusi aromatik nukleofilik berlangsung mudah dan terarah. Kombinasi dua pusat reaktivitas ini memungkinkan pembangunan cincin baru secara terkendali dalam satu urutan reaksi yang efisien.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan pada laboratorium riset kimia medisinal, kelompok riset sintesis bahan aktif farmasi, serta program pascasarjana yang mempelajari kimia fluor dan senyawa heterosiklik. Kemasan 25 g sesuai untuk rangkaian percobaan multitahap yang memerlukan bahan awal dalam jumlah cukup agar hasil setiap tahap tetap memadai hingga produk akhir.
Produk TCI terkait
- TCI T1855 94695-48-4 2,3,4,5-Tetrafluorobenzoyl Chloride
- TCI T1868 157373-08-5 2,3,4-Trifluorobenzoyl Chloride
- TCI T1653 88419-56-1 2,4,5-Trifluorobenzoyl Chloride
- TCI P0807 2251-50-5 Pentafluorobenzoyl Chloride
- TCI F0987 4640-67-9 4-Fluorobenzoylacetonitrile
- TCI F0476 149437-76-3 4-(4-Fluorobenzoyl)butyric Acid
- Sintesis kerangka kuinolon dan turunannya, karena beta-ketoester terfluorinasi merupakan prekursor klasik dalam pembentukan cincin 4-okso-kuinolina-3-karboksilat melalui siklisasi.
- Reaksi substitusi aromatik nukleofilik, sebab cincin yang sangat miskin elektron memudahkan penggantian atom fluor tertentu oleh nukleofil amina atau alkoksida.
- Kondensasi Knoevenagel dan Claisen, mengingat gugus metilena aktifnya siap membentuk ikatan karbon-karbon baru dengan aldehida maupun elektrofil lain.
- Pembuatan heterosiklik terfluorinasi seperti pirazol dan isoksazol, karena beta-ketoester dapat bereaksi dengan hidrazin maupun hidroksilamina membentuk cincin lima anggota.
- Riset kimia medisinal berbasis fluor, sebab penambahan atom fluor memodulasi sifat lipofilik dan stabilitas metabolik pada kandidat molekul yang diteliti.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 94695-50-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | cairan hingga padatan rendah titik leleh, tergantung suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya, dalam wadah tertutup rapat |
Simpan bahan ini pada tempat sejuk dan kering di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, jauh dari kelembapan, panas, dan sinar matahari langsung. Ester dan keton dapat terhidrolisis perlahan bila terpapar uap air, sehingga penutupan wadah yang baik sangat penting untuk menjaga mutu. Lakukan penimbangan dan pemindahan di dalam lemari asam sambil mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Hindari kontak dengan kulit dan mata serta jangan menghirup uapnya. Jauhkan dari basa kuat dan bahan pengoksidasi, dan buang limbah terfluorinasi sesuai prosedur laboratorium.
—

