Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 437-86-5

2-Fluoro-3-nitrotoluene TCI F0661

2-Fluoro-3-nitrotoluene TCI F0661

Identitas Kimia

No. CAS
437-86-5
PubChem
CID 13470957·SID 87561025
Rumus molekul
C7H6FNO2
Berat molekul
155.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-fluoro-1-methyl-3-nitrobenzene
SMILES
CC1=C(C(=CC=C1)[N+](=O)[O-])F
InChIKey
NBCNUIXYBLFJMI-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL03412242
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0661 2-Fluoro-3-nitrotoluene adalah senyawa aromatik terfluorinasi yang membawa gugus metil, fluor, dan nitro pada satu cincin benzena. Senyawa ini termasuk kelompok building block, yaitu bahan awal yang dipakai untuk menyusun molekul yang lebih rumit melalui rangkaian reaksi bertahap. Di laboratorium, peranannya adalah menyediakan kerangka aromatik bersubstitusi rapi dengan posisi yang sudah tertentu, sehingga peneliti tidak perlu melakukan nitrasi atau fluorinasi sendiri yang berisiko menghasilkan campuran isomer dan menambah beban pemurnian.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah keberadaan gugus nitro yang sangat serbaguna. Gugus nitro dapat direduksi menjadi amina aromatik, sebuah gugus kunci yang menjadi pintu masuk menuju amida, urea, sulfonamida, maupun berbagai cincin heterosiklik. Gugus nitro juga menarik elektron dengan kuat sehingga mengaktifkan atom fluor di sebelahnya terhadap substitusi nukleofilik aromatik, membuka jalur reaksi kedua yang dapat dijalankan lebih dahulu. Gugus metil sendiri dapat dioksidasi menjadi asam karboksilat atau difungsikan lebih lanjut. Ketiganya memberi peneliti tiga titik modifikasi yang jelas pada satu molekul kecil.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset sintesis organik, kimia medisinal, dan pengembangan zat warna atau bahan antara di perguruan tinggi maupun laboratorium industri. Kemasan 5 g dan 25 g memberi pilihan antara percobaan eksploratif skala kecil dan pekerjaan sintesis berulang yang memerlukan pasokan bahan awal lebih banyak secara konsisten.

Brosur TCI (PDF)

  • Reduksi menjadi anilina terfluorinasi, karena gugus nitro mudah diubah menjadi amina aromatik yang menjadi bahan awal banyak jalur sintesis lanjutan.
  • Substitusi nukleofilik aromatik, karena gugus nitro yang menarik elektron mengaktifkan atom fluor sehingga dapat digantikan nukleofil pada kondisi yang terkendali.
  • Sintesis senyawa heterosiklik, karena kombinasi gugus metil dan nitro yang berdekatan memudahkan penutupan cincin membentuk kerangka indol maupun benzimidazol.
  • Pembuatan senyawa antara kimia medisinal, karena tiga gugus fungsi berbeda memungkinkan pembangunan deret analog secara sistematis dari satu bahan awal murah.
  • Riset zat warna dan material organik, karena cincin aromatik bersubstitusi nitro merupakan kerangka klasik dalam perancangan kromofor dan molekul dengan sifat elektronik khusus.

Merek TCI
Nomor CAS 437-86-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g, 25 g
Bentuk fisik senyawa nitroaromatik; rujuk label wadah dan sertifikat analisis untuk deskripsi fisik pastinya
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terlindung cahaya sesuai keterangan label.

Senyawa nitroaromatik perlu ditangani dengan kehati-hatian karena umumnya dapat terserap melalui kulit dan bersifat iritatif. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, serta bahan pereduksi dan oksidator kuat. Lakukan seluruh penanganan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup. Hindari kontak langsung dengan kulit dan jangan menghirup uapnya. Beri label pada setiap larutan hasil pengenceran dan kelola limbah melalui jalur limbah kimia organik.

—