Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1481-32-9

6-Fluoro-1-indanone TCI F0668

6-Fluoro-1-indanone TCI F0668

Identitas Kimia

No. CAS
1481-32-9
PubChem
CID 1519464·SID 87560469
Rumus molekul
C9H7FO
Berat molekul
150.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
6-fluoro-2,3-dihydroinden-1-one
SMILES
C1CC(=O)C2=C1C=CC(=C2)F
InChIKey
LVUUCFIQQHEFEJ-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL01318147
Harga reguler Rp 1.353.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.353.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

6-Fluoro-1-indanone adalah keton bisiklik yang menggabungkan kerangka indanon dengan satu atom fluor pada cincin aromatik. Kerangka indanon sendiri merupakan motif struktural yang sangat dikenal dalam kimia medisinal karena kekakuannya yang terkendali, bentuk tiga dimensinya yang khas, serta kemudahannya dimodifikasi pada beberapa posisi sekaligus. Dengan tambahan substituen fluor, senyawa ini menjadi blok bangunan terfluorinasi yang siap dipakai peneliti untuk membangun molekul target tanpa perlu menjalankan tahap fluorinasi tersendiri yang biasanya menambah panjang rute sintesis dan menurunkan rendemen keseluruhan.

Daya tarik utama senyawa ini terletak pada gugus karbonil keton yang sangat serbaguna dan pada karbon alfa di sebelahnya yang relatif asam. Gugus karbonil dapat direduksi menjadi alkohol sekunder, diubah menjadi amina melalui aminasi reduktif, atau dikondensasikan dengan aldehida melalui reaksi aldol dan Knoevenagel untuk menghasilkan turunan benzilidena. Karbon alfa memungkinkan alkilasi, halogenasi, dan pembentukan enolat untuk memperluas kerangka. Sementara itu, atom fluor memberi efek elektron-tarik yang memodulasi kereaktifan cincin aromatik, menahan oksidasi metabolik pada posisi tersebut, dan sering kali meningkatkan afinitas ikatan pada penelitian senyawa bioaktif.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, bahan ini biasanya digunakan oleh kelompok riset sintesis obat, khususnya pada program pengembangan analog inhibitor enzim dan senyawa aktif sistem saraf pusat yang memakai kerangka indan. Tersedia dalam kemasan 1 gram dan 5 gram, produk ini praktis untuk kerja skala milimol yang lazim di laboratorium penelitian kampus. Kemasan 1 gram membantu menekan biaya percobaan awal, sedangkan kemasan 5 gram mendukung sintesis seri turunan setelah kondisi reaksi optimal ditemukan.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis analog obat berbasis kerangka indan, karena inti indanon dapat dikembangkan menjadi indanol, indanamina, dan turunan benzilidena melalui transformasi karbonil yang sudah mapan.
  • Reaksi kondensasi aldol dan Knoevenagel dengan aldehida aromatik, memanfaatkan karbon alfa yang asam untuk membangun turunan 2-benzilidena-1-indanon dengan sistem terkonjugasi luas.
  • Aminasi reduktif menuju amina sekunder maupun tersier, suatu jalur penting untuk membuat pustaka senyawa uji dengan variasi gugus amina yang beragam.
  • Penelitian efek substituen fluor pada aktivitas biologis, sebab perbandingan langsung dengan analog non-fluorinasi memberi data hubungan struktur-aktivitas yang bernilai tinggi.
  • Bahan awal sintesis pewarna dan bahan fotoaktif, karena turunan benzilidena indanon memiliki sistem konjugasi yang menarik untuk kajian sifat optik dan elektronik material.

Merek TCI
Nomor CAS 1481-32-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat

Simpan botol dalam kondisi tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta terhindar dari sinar matahari langsung dan sumber panas. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali menimbang agar tidak terjadi kontaminasi silang antar bahan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan, dan lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau di dalam lemari asam bila jumlah yang ditangani cukup besar. Hindari kontak dengan kulit dan mata serta jangan menghirup debunya. Jauhkan dari oksidator kuat, dan buang sisa bahan melalui jalur limbah kimia organik yang berlaku di laboratorium.

—