TCI F0706 4-Fluoro-2-iodoaniline adalah senyawa anilin yang membawa atom fluor dan atom iodium pada cincin aromatiknya, bersama gugus amina bebas. Bahan ini termasuk building block terfluorinasi yang sangat dihargai pada laboratorium sintesis organik karena menyediakan tiga titik kerja berbeda dalam satu molekul sederhana. Kehadiran gugus amina dan halogen yang berdekatan menjadikannya bahan awal klasik untuk membangun sistem cincin heterosiklik terfusi, sekaligus sebagai pasangan reaksi pada berbagai transformasi berbasis katalis logam transisi yang banyak digunakan saat ini.
Sifat utama yang membuatnya dipilih adalah reaktivitas atom iodium yang jauh lebih tinggi dibandingkan halogen lain pada reaksi kopling silang. Ikatan karbon–iodium relatif mudah diputus oleh katalis paladium atau tembaga, sehingga reaksi seperti kopling Sonogashira, Suzuki, maupun Heck dapat berjalan pada kondisi yang tidak terlalu keras. Sementara itu, atom fluor bertahan selama reaksi kopling dan tetap tinggal pada produk akhir sebagai substituen yang memengaruhi sifat elektronik molekul. Gugus amina bebas dapat berperan sebagai nukleofil internal untuk tahap siklisasi, atau diasilasi maupun disulfonilasi lebih dahulu sesuai kebutuhan rute sintesis.
Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset kimia medisinal, sintesis senyawa heterosiklik, dan pengembangan metodologi kopling silang di laboratorium perguruan tinggi maupun lembaga riset. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan bagi pengguna untuk memulai dengan uji coba kecil lalu melanjutkan ke sintesis berulang tanpa berganti pemasok bahan.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 26
Produk TCI terkait
- TCI F0417 29632-74-4 2-Fluoro-4-iodoaniline
- TCI D5214 141743-49-9 2,6-Difluoro-4-iodoaniline
- TCI B5213 537050-14-9 2-Bromo-4'-fluoro-3'-(trifluoromethyl)acetophenone
- TCI B5074 749927-69-3 4-Bromo-2-fluoro-N-methylbenzamide
- TCI B4872 10472-88-5 2-Bromo-4-fluoro-6-nitroaniline
- TCI B4842 886762-70-5 1-Bromo-3-fluoro-2-nitrobenzene
- Reaksi kopling silang berkatalis paladium: ikatan karbon–iodium yang reaktif mendukung kopling Sonogashira, Suzuki, maupun Heck pada kondisi reaksi yang relatif ringan.
- Sintesis cincin indol dan heterosiklik terfusi: kombinasi gugus amina dan iodium pada posisi orto merupakan pola klasik untuk tahap siklisasi terarah.
- Penyiapan zat antara farmasi terfluorinasi: atom fluor bertahan sepanjang rute sehingga muncul pada produk akhir sebagai substituen elektronik yang dikehendaki.
- Fungsionalisasi gugus amina: amina bebas dapat diasilasi, disulfonilasi, atau dialkilasi untuk mengarahkan selektivitas pada tahap reaksi berikutnya.
- Pengembangan metodologi sintesis: menjadi substrat uji yang baik ketika peneliti mengoptimalkan sistem katalis, ligan, dan kondisi reaksi kopling silang.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk F0706 |
|---|---|
| Nomor CAS | 61272-76-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; konfirmasikan pada lembar data produk TCI |
| Penyimpanan | sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat |
Senyawa anilin terhalogenasi sebaiknya disimpan di tempat sejuk, kering, dan gelap karena cahaya serta udara dapat mendorong perubahan warna dan penurunan mutu, terutama pada senyawa yang mengandung iodium. Gunakan wadah asli yang tertutup rapat dan pertimbangkan penyimpanan di lemari pendingin bahan kimia bila laboratorium memilikinya. Anilin dan turunannya dapat terserap melalui kulit, sehingga sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium wajib dipakai, serta seluruh penanganan dilakukan di lemari asam. Buang limbah melalui jalur limbah kimia resmi.
—

