Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 400-93-1

4'-Fluoro-3'-nitroacetophenone TCI F0777

4'-Fluoro-3'-nitroacetophenone TCI F0777

Identitas Kimia

No. CAS
400-93-1
PubChem
CID 2734612·SID 125307847
Rumus molekul
C8H6FNO3
Berat molekul
183.14 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-(4-fluoro-3-nitrophenyl)ethanone
SMILES
CC(=O)C1=CC(=C(C=C1)F)[N+](=O)[O-]
InChIKey
PTCNZDJJIOLIKQ-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00115369
Harga reguler Rp 1.829.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.829.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0777 4'-Fluoro-3'-nitroacetophenone adalah keton aromatik yang membawa tiga gugus fungsi sekaligus dalam satu kerangka sederhana, yaitu gugus asetil, atom fluor, dan gugus nitro yang tersusun dalam pola substitusi tertentu pada cincin benzena. Kombinasi ini menjadikannya bahan pembangun bernilai tinggi di laboratorium sintesis organik, karena setiap gugus dapat diolah secara terpisah pada tahap yang berbeda. Peneliti dapat membangun kerangka molekul bertingkat dari satu bahan awal tanpa perlu memasang gugus fungsi tambahan melalui reaksi yang panjang dan berisiko menurunkan perolehan.

Keunggulan utama senyawa ini terletak pada aktivasi silang antar gugusnya. Gugus nitro yang berada berdampingan dengan atom fluor membuat posisi fluor sangat rentan terhadap substitusi nukleofilik aromatik, sehingga amina, alkoksida, atau tiolat dapat menggantikan fluor dalam kondisi yang relatif lunak. Gugus nitro sendiri dapat direduksi menjadi amina aromatik yang membuka jalur pembentukan amida, sulfonamida, maupun cincin heterosiklik. Sementara itu, gugus asetil menyediakan karbonil metil keton yang siap mengalami kondensasi, halogenasi alfa, atau reaksi pembentukan cincin azol dan pirazol.

Di Indonesia, bahan pembangun multifungsi seperti ini banyak diminati laboratorium riset kimia medisinal dan kelompok penelitian heterosiklik karena mempersingkat rute sintesis secara signifikan. Kemasan lima gram dan dua puluh lima gram memberi keleluasaan bagi laboratorium yang bergerak dari tahap penjajakan reaksi hingga tahap penggandaan skala kecil. Hal ini mendukung kesinambungan penelitian tanpa perlu mengubah pemasok bahan di tengah rangkaian percobaan yang sedang berjalan.

Brosur TCI (PDF)

  • Substitusi nukleofilik aromatik dengan amina, karena gugus nitro di posisi bersebelahan mengaktifkan atom fluor sehingga penggantian berlangsung pada kondisi relatif lunak.
  • Sintesis benzimidazol dan kuinoksalin, sebab gugus nitro dapat direduksi menjadi amina yang langsung disiklisasi menjadi kerangka heterosiklik terfusi.
  • Pembentukan kalkon dan turunan terkonjugasi melalui kondensasi aldol silang, karena gugus metil keton mudah mengalami deprotonasi pada posisi alfa.
  • Sintesis pirazol dan isoksazol, sebab metil keton aromatik merupakan prekursor klasik bagi pembentukan diketon dan cincin azol lima anggota.
  • Penelitian kimia medisinal berbasis anilina berfluorinasi, karena reduksi gugus nitro menghasilkan amina aromatik yang siap dikembangkan menjadi amida bioaktif.

Merek TCI
Nomor CAS 400-93-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya

Simpan padatan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, jauh dari bahan pereduksi kuat, basa kuat, serta sumber panas. Senyawa nitroaromatik sebaiknya ditangani dengan kehati-hatian tambahan dan tidak dipanaskan tanpa kendali suhu yang memadai. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam dengan spatula bersih dan kering untuk mencegah terbentuknya debu yang mudah terhirup. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kumpulkan sisa bahan serta wadah bekas sebagai limbah kimia dan buang sesuai prosedur yang berlaku.

—