Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2905-21-7

2-Fluorobenzenesulfonyl Chloride TCI F0795

2-Fluorobenzenesulfonyl Chloride TCI F0795

Identitas Kimia

No. CAS
2905-21-7
PubChem
CID 137761·SID 160871078
Rumus molekul
C6H4ClFO2S
Berat molekul
194.60 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-fluorobenzenesulfonyl chloride
SMILES
C1=CC=C(C(=C1)F)S(=O)(=O)Cl
InChIKey
ZSZKAQCISWFDCQ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.485.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.485.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0795 2-Fluorobenzenesulfonyl Chloride adalah reagen sulfonilasi aromatik dengan atom fluor yang menempati posisi orto terhadap gugus sulfonil klorida. Sebagai anggota golongan sulfonil klorida, senyawa ini sangat reaktif terhadap nukleofil dan berfungsi sebagai pembawa gugus arilsulfonil pada berbagai transformasi sintesis. Di laboratorium organik, reagen semacam ini digunakan untuk mengubah amina menjadi sulfonamida dan alkohol menjadi ester sulfonat, dua kelas senyawa yang sangat sering ditemui dalam riset farmasi, agrokimia, maupun pengembangan bahan antara khusus.

Posisi orto dari atom fluor memberi ciri yang membedakannya dari isomer meta maupun para. Kedekatan fluor dengan gugus sulfonil menimbulkan efek elektronik dan sterik yang memengaruhi laju sulfonilasi serta sifat produk akhir, termasuk kemungkinan reaksi siklisasi intramolekul melalui substitusi nukleofilik aromatik pada atom fluor yang teraktivasi. Ciri ini dimanfaatkan untuk membangun kerangka heterosiklik terkondensasi seperti benzosultam. Senyawa ini umumnya berupa cairan jernih yang sangat peka terhadap kelembapan dan akan terhidrolisis menjadi asam sulfonat bila bersentuhan dengan air.

Di Indonesia, reagen ini dipakai pada penelitian sintesis di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan bahan aktif, serta kegiatan derivatisasi analitik. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memudahkan penyesuaian dengan jumlah reaksi yang direncanakan, sehingga bahan peka lembap ini tidak tersimpan terlalu lama setelah segelnya dibuka dan mutunya tetap dapat diandalkan sepanjang rangkaian percobaan.

  • Sintesis sulfonamida orto-fluorinasi: bereaksi cepat dengan amina di hadapan basa penangkap asam untuk menghasilkan produk dengan karakter elektronik khas.
  • Siklisasi intramolekul: fluor orto yang teraktivasi memungkinkan penutupan cincin menjadi benzosultam maupun kerangka heterosiklik terkondensasi lainnya.
  • Aktivasi alkohol menjadi gugus pergi: pembentukan ester sulfonat mempermudah substitusi nukleofilik pada langkah sintesis berikutnya secara bersih.
  • Derivatisasi sampel untuk analisis: amina dan fenol disulfonilasi agar sifat kromatografinya membaik serta deteksinya menjadi lebih peka.
  • Pembangunan pustaka senyawa: motif arilsulfonil terfluorinasi dipakai memodulasi keasaman, kepolaran, dan afinitas pengikatan kandidat senyawa aktif.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 2905-21-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik umumnya cairan jernih tidak berwarna hingga kekuningan, sangat peka lembap
Penyimpanan simpan sejuk, kering, tertutup rapat, sebaiknya di bawah gas inert

Reagen ini terhidrolisis cepat oleh uap air, karena itu botol harus selalu ditutup rapat dan hanya dibuka sebentar di dalam lemari asam. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari air, alkohol, amina, dan basa kuat, serta pertimbangkan pelapisan ruang kepala botol dengan gas nitrogen atau argon setelah pemakaian pertama. Gunakan alat pengambil yang benar-benar kering, misalnya jarum suntik kaca atau pipet yang telah dikeringkan dalam oven. Karena bersifat korosif dan dapat melepaskan gas hidrogen klorida, pemakaian sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium bersifat wajib. Sisa reagen dinetralkan hati-hati sebelum dibuang sebagai limbah kimia.

  • CHANG dkk. (1992). ChemInform Abstract: Activating Hydroxyl Groups of Polymeric Carriers Using 4‐ Fluorobenzenesulfonyl Chloride.. ChemInform doi:10.1002/chin.199229137
  • Chang dkk. (1992). Activating hydroxyl groups of polymeric carriers using 4-fluorobenzenesulfonyl chloride. Bioconjugate Chemistry doi:10.1021/bc00014a017

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.