Hexamethylene Diisocyanate (HDI) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa polimer dan komposit. HDI termasuk dalam kategori isocyanate yang memiliki reaktivitas tinggi, sehingga sering dipakai dalam reaksi polimerisasi untuk menghasilkan bahan seperti poliuretan, pelapis, dan bahan konstruksi. Di laboratorium, HDI berperan sebagai bahan pembentuk struktur yang penting dalam penelitian kimia organik dan material.
HDI memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama terhadap air dan bahan organik. Karakteristik ini membuat HDI menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan pembentukan ikatan kuat dan struktur kompleks. Senyawa ini juga memiliki stabilitas tertentu dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, HDI sering digunakan dalam penelitian material dan kimia organik. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan produk industri seperti pelapis, bahan isolasi, dan komposit. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan memudahkan peneliti untuk memenuhi kebutuhan eksperimen yang beragam.
- Pengembangan poliuretan untuk bahan konstruksi yang tahan lama
- Sintesis bahan pelapis yang memiliki sifat anti-air dan tahan korosi
- Penelitian tentang reaksi polimerisasi untuk menghasilkan bahan komposit
- Pembuatan bahan isolasi termal untuk aplikasi industri
- Pengujian sifat kimia senyawa reaktif dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 822-06-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari air dan panas |
Hexamethylene Diisocyanate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber air untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan terlindungi dari cahaya matahari langsung sangat dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja dilengkapi alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- (2010). Urine 1,6-Hexamethylene Diamine (HDA) Levels Among Workers Exposed to 1,6-Hexamethylene Diisocyanate (HDI). The Annals of Occupational Hygiene doi:10.1093/annhyg/meq041
- Taylor dkk. (2020). Influence of Genetic Variance on Biomarker Levels After Occupational Exposure to 1,6-Hexamethylene Diisocyanate Monomer and 1,6-Hexamethylene Diisocyanate Isocyanurate. Frontiers in Genetics doi:10.3389/fgene.2020.00836
- (2012). Biomonitoring Hexamethylene Diisocyanate (HDI) Exposure Based on Serum Levels of HDI-Specific IgG. The Annals of Occupational Hygiene doi:10.1093/annhyg/mes024
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
