2-Chloro-5-(trifluoromethyl)phenyl Isocyanate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang khas dengan gugus isosianat yang sangat reaktif, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa organik yang memiliki aplikasi luas. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa fluorinasi, yang memiliki kegunaan dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama karena adanya gugus isosianat yang mudah bereaksi dengan berbagai substrat. Keberadaan gugus trifluorometil juga memberikan stabilitas tertentu, sehingga senyawa ini bisa digunakan dalam reaksi yang memerlukan kestabilan tertentu. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi coupling, yang membutuhkan keakuratan dan kontrol tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa fluorinasi dan pengembangan obat. Karena kebutuhan akan senyawa dengan struktur kompleks dan spesifik, senyawa ini sering dipilih untuk aplikasi yang memerlukan presisi tinggi dan kestabilan kimia.
- Sintesis senyawa fluorinasi untuk pengembangan obat
- Reaksi coupling dalam sintesis senyawa kompleks
- Pembuatan bahan baku untuk material organik
- Penelitian kimia organik dengan struktur spesifik
- Uji keterikatan senyawa dalam reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50528-86-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktif dan potensi toksisitas, senyawa ini harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, wadah harus ditempatkan di area yang terpisah dari bahan kimia lainnya untuk mencegah reaksi tidak terduga.
—
