TCI H0881 2-Hydroxy-5-methoxybenzaldehyde adalah turunan salisilaldehida yang membawa gugus metoksi pada posisi lima cincin benzena. Senyawa ini merupakan bahan antara aromatik yang sangat sering dipakai di laboratorium sintesis organik karena menyediakan tiga gugus fungsi yang saling melengkapi dalam satu molekul sederhana, yaitu aldehida, fenol, dan eter aromatik. Peranannya di laboratorium terutama sebagai prekursor pembentukan basa Schiff, ligan salen, senyawa heterosiklik beroksigen, serta berbagai turunan aromatik tersubstitusi.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah letak gugus hidroksil yang berdekatan dengan aldehida, yang memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen intramolekul dan menjadikan senyawa ini pasangan reaksi ideal bagi amina primer untuk membentuk ligan salisilaldimin yang stabil. Gugus metoksi memberikan efek pendorong elektron sehingga memodulasi kerapatan elektron pada cincin sekaligus mempengaruhi sifat elektronik kompleks logam yang dihasilkan. Gugus aldehidanya reaktif terhadap reaksi kondensasi klasik seperti Knoevenagel dan Perkin, sedangkan fenolnya dapat dialkilasi selektif untuk membuka jalur menuju sistem heterosiklik.
Bagi laboratorium di Indonesia, senyawa ini banyak digunakan pada riset kimia koordinasi yang menyintesis ligan basa Schiff dan kompleks logam transisi, sebuah topik yang populer pada program sarjana dan pascasarjana. Kemasan 5 g dan 25 g memberi fleksibilitas antara percobaan tunggal dan penyiapan seri ligan dengan variasi amina. Bahan bermutu riset membantu menjaga kemurnian kristal produk sehingga karakterisasi dengan spektroskopi berjalan lebih mudah.
Produk TCI terkait
- TCI B4681 2973-59-3 2-Bromo-5-hydroxy-4-methoxybenzaldehyde
- TCI B1487 20035-41-0 6-Bromo-2-hydroxy-3-methoxybenzaldehyde
- TCI H1796 700-44-7 2-Hydroxy-6-methoxybenzaldehyde
- TCI H1191 18278-34-7 4-Hydroxy-2-methoxybenzaldehyde
- TCI H0699 673-22-3 2-Hydroxy-4-methoxybenzaldehyde
- TCI C3987 19463-48-0 3-Chloro-4-hydroxy-5-methoxybenzaldehyde
- Sintesis ligan basa Schiff dan salen, karena kondensasi aldehida dengan amina primer berlangsung mudah dan menghasilkan ligan pengkelat yang stabil.
- Pembentukan kompleks logam transisi, sebab pasangan gugus fenolat dan imina yang terbentuk mampu mengikat pusat logam pada geometri koordinasi yang terdefinisi.
- Sintesis turunan kumarin melalui kondensasi Knoevenagel, mengingat gugus hidroksil orto memungkinkan laktonisasi langsung setelah kondensasi dengan ester malonat.
- Prekursor benzofuran dan heterosiklik beroksigen, karena fenol bebasnya dapat dialkilasi lalu disiklisasi intramolekul membentuk inti heterosiklik yang diinginkan.
- Bahan pembuatan kemosensor kolorimetri, sebab turunan iminanya sering menunjukkan perubahan warna nyata ketika berinteraksi dengan ion logam tertentu.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog H0881 |
|---|---|
| Nomor CAS | 672-13-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan berleleh rendah hingga cairan kental bergantung suhu ruang; rujuk Certificate of Analysis |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan terlindung dari udara lembap |
Aldehida aromatik dengan gugus fenol perlu dilindungi dari cahaya dan udara karena rentan mengalami oksidasi perlahan menjadi asam karboksilat dan perubahan warna. Simpan dalam botol amber tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik; penyimpanan di lemari pendingin serta penggunaan atmosfer gas inert dianjurkan bila bahan akan disimpan lama. Lakukan penimbangan dan pemindahan di dalam lemari asam, gunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pengaman karena senyawa ini dapat mengiritasi kulit dan mata. Tutup wadah segera setelah digunakan, dan kelola sisa bahan maupun larutan bekas sebagai limbah kimia sesuai prosedur institusi.
—



