Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 18794-77-9

2-Hexylthiophene TCI H1350

2-Hexylthiophene TCI H1350

Identitas Kimia

No. CAS
18794-77-9
PubChem
CID 87793·SID 253659957
Rumus molekul
C10H16S
Berat molekul
168.30 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-hexylthiophene
SMILES
CCCCCCC1=CC=CS1
InChIKey
QZVHYFUVMQIGGM-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.326.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.326.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Hexylthiophene adalah senyawa heterosiklik yang tersusun dari cincin tiofena beranggota lima dengan satu atom belerang, yang pada posisi dua terikat rantai alkil heksil lurus. Kombinasi cincin aromatik kaya elektron dengan rantai alkil panjang menjadikan senyawa ini bahan bangunan penting di bidang elektronika organik. Di laboratorium, senyawa ini umumnya dipakai sebagai monomer atau bahan awal untuk membangun oligotiofena dan politiofena, yaitu keluarga material yang menjadi tulang punggung penelitian transistor organik, sel surya organik, serta sensor berbasis polimer konduktif.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah peran ganda dari dua bagian strukturnya. Cincin tiofena bersifat kaya elektron dan mudah mengalami reaksi substitusi elektrofilik maupun halogenasi terarah, sehingga dapat dikembangkan menjadi turunan terhalogenasi atau terboronasi yang siap dipakai pada reaksi penggandengan silang. Sementara itu, rantai heksil memberikan kelarutan yang jauh lebih baik dalam pelarut organik dibandingkan tiofena tanpa substituen, sehingga polimer yang dihasilkan dapat diproses dengan teknik larutan seperti spin coating. Senyawa ini berupa cairan sehingga pemindahannya mudah dilakukan dengan pipet atau jarum suntik.

Laboratorium material dan kimia fisik di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada penelitian sel surya organik, lapisan tipis semikonduktor, dan sensor kimia berbasis polimer. Bidang ini berkembang di sejumlah perguruan tinggi dan lembaga riset yang mengembangkan perangkat elektronik fleksibel. Kemasan 5 gram dan 25 gram cukup untuk rangkaian percobaan sintesis polimer skala laboratorium maupun untuk pembuatan lapisan tipis berulang selama proses optimasi.

Brosur TCI (PDF)

  • Monomer untuk sintesis politiofena tersubstitusi alkil, karena rantai heksilnya memberi kelarutan yang diperlukan agar polimer dapat diproses dengan teknik berbasis larutan.
  • Bahan awal pembuatan oligotiofena untuk semikonduktor organik, sebab cincin tiofena mudah difungsionalisasi menjadi turunan halogenasi yang siap untuk reaksi penggandengan silang.
  • Penelitian sel surya organik dan transistor lapisan tipis, karena material berbasis tiofena dikenal memiliki sifat transpor muatan yang baik pada lapisan tipis.
  • Kajian reaksi substitusi pada cincin kaya elektron, karena senyawa ini menjadi contoh yang jelas mengenai pengarahan posisi substituen pada heterosiklik aromatik.
  • Pengembangan sensor kimia berbasis polimer konduktif, sebab perubahan konduktivitas lapisan politiofena dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi analit tertentu di lingkungan.

Merek TCI
Nomor CAS 18794-77-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik

Simpan cairan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, dan sinar matahari langsung. Senyawa tiofena tersubstitusi sebaiknya dilindungi dari paparan udara dan cahaya berkepanjangan agar mutunya terjaga; untuk pekerjaan material yang sensitif, penyimpanan di bawah gas inert sangat dianjurkan. Lakukan pemindahan di dalam lemari asam menggunakan pipet kaca atau jarum suntik, dan kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Hindari kontak dengan kulit dan penghirupan uap. Jauhkan dari oksidator kuat, dan tampung limbah pada wadah limbah pelarut organik berlabel.

  • Chen dkk. (1993). Photoresponsive conductivities of copolymers of 3-hexylthiophene and azobenzene-moiety modified 3-hexylthiophene. Synthetic Metals doi:10.1016/0379-6779(93)90844-m
  • Ghosekar dkk. (2019). Improving organic solar cell efficiency using solution processed poly (3‐hexylthiophene) buffer layer. Micro & Nano Letters doi:10.1049/mnl.2018.5178
  • Mårdalen dkk. (1991). Chain configuration of poly(3-hexylthiophene) as revealed by detailed X-ray diffraction studies. Solid State Communications doi:10.1016/0038-1098(91)90745-h

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.