TCI I0055 1-Iodobutane (stabilized with Copper chip) adalah reagen haloalkana rantai lurus berkarbon empat yang menempati posisi penting sebagai agen butilasi di laboratorium sintesis organik. Senyawa ini tergolong building block non-heterosiklik, yaitu bahan dasar yang dipakai untuk memasang gugus n-butil pada kerangka molekul target melalui reaksi substitusi nukleofilik. Di meja kerja peneliti, reagen semacam ini menjadi penghubung antara bahan awal sederhana dan molekul yang lebih kompleks, baik untuk kepentingan riset metodologi, pengembangan bahan fungsional, maupun penyiapan senyawa pembanding yang tidak tersedia secara komersial dalam bentuk jadi.
Karakteristik yang membuat 1-iodobutane banyak dipilih terletak pada ikatan karbon–iodium yang relatif lemah dibandingkan ikatan karbon–halogen lainnya, sehingga ion iodida berperan sebagai gugus pergi yang sangat baik. Akibatnya reaksi alkilasi sering berlangsung pada kondisi yang lebih ringan, dengan waktu reaksi lebih pendek dan suhu lebih rendah dibandingkan bila memakai analog bromida atau klorida. Produk ini dipasok dalam bentuk cairan yang distabilkan dengan keping tembaga, sebuah penstabil yang berfungsi mengikat iodium bebas hasil penguraian oleh cahaya sehingga warna dan mutu reagen lebih terjaga selama masa simpan.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini umum dijumpai pada kelompok riset kimia organik di perguruan tinggi, lembaga penelitian pemerintah, serta unit penelitian dan pengembangan industri farmasi dan bahan kimia khusus. Iklim tropis yang panas dan lembap membuat pengelolaan penyimpanan menjadi perhatian tersendiri, karena paparan cahaya dan panas mempercepat perubahan warna reagen halida organik. Ketersediaan kemasan 25 g dan 500 g memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan skala kerja, mulai dari percobaan eksplorasi hingga sintesis rutin berulang.
Brosur TCI (PDF)
- Alkylation Reagents for Ester Synthesis 2026-04-06 · hal. 4
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 40
Produk TCI terkait
- TCI B1072 558-17-8 2-Iodo-2-methylpropane (stabilized with Copper chip)
- TCI I0511 4292-19-7 1-Iodododecane (stabilized with Copper chip)
- TCI I0494 2050-77-3 1-Iododecane (stabilized with Copper chip)
- TCI I0493 4282-42-2 1-Iodononane (stabilized with Copper chip)
- TCI I0321 629-27-6 1-Iodooctane (stabilized with Copper chip)
- TCI I0320 4282-40-0 1-Iodoheptane (stabilized with Copper chip)
- Alkilasi nukleofilik pada atom oksigen, nitrogen, dan belerang, karena iodida merupakan gugus pergi unggul yang mempercepat pembentukan eter, amina tersubstitusi, dan tioeter pada kondisi ringan.
- Pembuatan garam amonium kuaterner seperti turunan tetrabutilamonium, yang banyak dipakai sebagai katalis transfer fasa maupun elektrolit pendukung dalam percobaan elektrokimia di laboratorium riset.
- Sintesis cairan ionik berbasis imidazolium atau piridinium berantai butil, karena kuaternisasi cincin nitrogen berlangsung efisien dengan reagen iodida dibanding halida yang kurang reaktif.
- Penyiapan pereaksi Grignard butilmagnesium dalam pelarut eter kering, memberikan sumber nukleofil karbon yang berguna untuk penambahan pada karbonil dan pembentukan ikatan karbon–karbon.
- Modifikasi rantai samping pada senyawa bioaktif atau bahan material, ketika peneliti ingin menambahkan gugus hidrofobik berukuran sedang guna mengatur kelarutan serta sifat antarmuka.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 542-69-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | cairan, distabilkan dengan keping tembaga (Copper chip) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpanlah reagen ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung dan sumber panas, sebab halida organik cenderung berubah warna bila terpapar cahaya. Botol gelap atau lemari bahan kimia tertutup sangat dianjurkan, dan keping tembaga penstabil sebaiknya dibiarkan tetap berada di dalam botol. Seluruh pemindahan serta penimbangan dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat, hindari menghirup uapnya, serta kelola sisa reagen sebagai limbah kimia berhalogen sesuai prosedur laboratorium yang berlaku.
—
