Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 109-02-4

4-Methylmorpholine TCI M0370

4-Methylmorpholine TCI M0370

Identitas Kimia

No. CAS
109-02-4
Rumus molekul
C5H11NO
Berat molekul
101.15 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-methylmorpholine
SMILES
CN1CCOCC1
InChIKey
SJRJJKPEHAURKC-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 7972
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0370 4-Methylmorpholine adalah amina tersier heterosiklik yang tersusun dari cincin morfolin enam anggota berisi atom nitrogen dan atom oksigen, dengan gugus metil terikat pada atom nitrogennya. Kehadiran atom oksigen di dalam cincin menurunkan kebasaan dibandingkan amina alifatik biasa, sehingga senyawa ini bersifat basa yang cukup kuat untuk menangkap asam namun tidak terlalu agresif memicu reaksi samping. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini banyak dipakai sebagai basa penetral sekaligus pelarut pembantu pada berbagai reaksi pembentukan ikatan kimia.

Sifat yang membuatnya sangat dihargai adalah perannya sebagai basa terhalang secara ruang yang tidak bersifat nukleofilik kuat. Dengan demikian, senyawa ini dapat menyerap asam halida yang terbentuk selama reaksi tanpa ikut menyerang pusat elektrofilik yang sedang direaksikan. Peran ini paling menonjol pada metode anhidrida campuran dalam sintesis peptida, di mana senyawa ini bekerja bersama alkil kloroformat untuk mengaktifkan gugus karboksil. Wujudnya berupa cairan yang mudah bercampur dengan banyak pelarut organik, sehingga mudah ditakar dan dimasukkan ke dalam campuran reaksi. Senyawa ini juga dikenal sebagai katalis pada penelitian pembentukan poliuretan.

Di Indonesia, bahan ini umum ditemukan pada laboratorium kimia organik sintesis, laboratorium sintesis peptida, serta unit penelitian dan pengembangan polimer dan bahan pelapis. Kemasan 25 mL cocok untuk kebutuhan reaksi berskala kecil, sementara kemasan 500 mL sesuai bagi laboratorium yang menjalankan sintesis secara rutin dan memerlukan pasokan basa yang konsisten.

  • Basa pada sintesis peptida: menetralkan asam yang terbentuk selama aktivasi gugus karboksil dan mendukung metode anhidrida campuran tanpa memicu rasemisasi berlebih.
  • Penangkap asam pada reaksi asilasi: menyerap hidrogen klorida yang dihasilkan reaksi dengan asil klorida sehingga campuran reaksi tetap berada pada kondisi yang dikehendaki.
  • Katalis penelitian poliuretan: amina tersier ini mempercepat reaksi antara gugus isosianat dan hidroksil pada kajian pembentukan busa dan pelapis berbasis poliuretan.
  • Building block heterosiklik: kerangka morfolin tersubstitusi menjadi titik awal sintesis turunan yang banyak dijumpai pada penelitian kimia medisinal dan bahan aktif.
  • Pelarut pembantu dan pengatur kebasaan: digunakan menyesuaikan lingkungan basa pada reaksi organik yang menuntut basa lemah hingga sedang tanpa sifat nukleofilik kuat.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 109-02-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL, 500 mL
Bentuk fisik cairan, mudah terbakar, berbau amina yang khas
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber api, wadah tertutup rapat

4-Methylmorpholine merupakan cairan mudah terbakar dengan bau amina yang menyengat, sehingga penyimpanannya harus di tempat sejuk, berventilasi baik, dan jauh dari nyala api, percikan listrik, maupun permukaan panas. Gunakan lemari penyimpanan bahan mudah terbakar dan jauhkan dari asam kuat serta bahan pengoksidasi. Seluruh pemindahan cairan wajib dilakukan di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya uap yang dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman atau pelindung wajah, serta jas laboratorium. Tutup wadah segera setelah digunakan dan sediakan bahan penyerap untuk menangani tumpahan.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.