4-Ethylmorpholine dengan nomor CAS 100-74-3 adalah amina tersier siklik yang termasuk keluarga morfolin, yaitu cincin enam anggota yang mengandung satu atom nitrogen dan satu atom oksigen. Kombinasi dua heteroatom ini memberikan perpaduan sifat yang menarik: nitrogen menyediakan karakter basa, sementara oksigen eter menurunkan kebasaan dan meningkatkan kelarutan dalam pelarut polar. Di laboratorium, senyawa ini banyak digunakan sebagai basa organik dan katalis, khususnya pada reaksi yang menuntut basa lemah namun tetap efektif menangkap asam yang terbentuk selama proses berlangsung.
Sifat yang membuat 4-Ethylmorpholine banyak dipilih adalah kebasaannya yang moderat serta halangan sterik yang tidak terlalu besar, sehingga senyawa ini dapat berperan sebagai basa tanpa mudah terlibat sebagai nukleofil yang mengganggu jalur reaksi utama. Karakter ini sangat dihargai dalam sintesis peptida dan reaksi asilasi, di mana pemilihan basa yang keliru dapat memicu rasemisasi atau reaksi samping. Bentuk cairnya yang mudah dituang dan larut baik dalam banyak pelarut organik maupun air membuat penyiapan campuran reaksi menjadi sederhana dan dapat diulang secara konsisten oleh operator laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan pada riset sintesis peptida, kimia organik farmasi, serta pengembangan poliuretan dan bahan pelapis, tempat amina tersier lazim berperan sebagai katalis. Kemasan 25mL sesuai untuk percobaan skala kecil dan uji pendahuluan, sedangkan kemasan 500mL mendukung pemakaian rutin pada laboratorium riset atau pengembangan produk. Karena bersifat mudah menguap dan berbau amina yang khas, ketersediaan lemari asam yang bekerja baik menjadi syarat pemakaian yang nyaman.
- Basa organik pada sintesis peptida, karena kebasaannya moderat sehingga mampu menetralkan asam yang terbentuk tanpa memicu reaksi samping yang merusak produk.
- Katalis amina tersier dalam penelitian poliuretan, sebab nitrogen tersier dikenal mampu mempercepat reaksi antara gugus isosianat dan gugus hidroksil.
- Penangkap asam pada reaksi asilasi dan sulfonilasi, karena senyawa ini mengikat hidrogen halida yang dilepaskan sehingga reaksi dapat berjalan sampai selesai.
- Komponen sistem pelarut dan penyangga pada reaksi organik, sebab kelarutannya yang baik dalam pelarut polar maupun air memudahkan penyiapan campuran homogen.
- Bahan awal sintesis turunan morfolin lainnya, karena cincin morfolin merupakan motif struktur yang sering dijumpai pada molekul aktif farmasi modern.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 100-74-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL dan 500mL |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik dalam wadah tertutup rapat |
Simpan 4-Ethylmorpholine dalam botol aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, serta sinar matahari langsung karena bahan ini mudah menguap dan mudah terbakar. Jauhkan dari asam kuat dan bahan pengoksidasi kuat karena reaksinya dapat berlangsung hebat. Seluruh penanganan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam mengingat uapnya berbau menyengat dan dapat mengiritasi mata serta saluran pernapasan. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium setiap kali menuang atau memipet bahan. Bersihkan tumpahan segera menggunakan penyerap inert, dan kelola limbah amina sesuai prosedur pembuangan limbah kimia laboratorium yang berlaku.
- (2006). N-Ethylmorpholine. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut382
- (2005). Synthesis and Solution Properties of La(III)-N-ethylmorpholine Complex. Bulletin of the Korean Chemical Society doi:10.5012/bkcs.2005.26.4.614
- (2007). N′,N-Ethylmorpholine acetate buffer. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.rec10644
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
