Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1929-29-9

3-(4-Methoxyphenyl)propionic Acid TCI M1032

3-(4-Methoxyphenyl)propionic Acid TCI M1032

Identitas Kimia

No. CAS
1929-29-9
PubChem
CID 95750·SID 87573004
Rumus molekul
C10H12O3
Berat molekul
180.20 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(4-methoxyphenyl)propanoic acid
SMILES
COC1=CC=C(C=C1)CCC(=O)O
InChIKey
FIUFLISGGHNPSM-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.298.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.298.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1032 3-(4-Methoxyphenyl)propionic Acid bernomor CAS 1929-29-9 adalah asam karboksilat aromatik yang tersusun dari cincin benzena bersubstituen metoksi pada posisi para, terhubung ke gugus asam propionat melalui dua atom karbon jenuh. Struktur semacam ini sangat lazim dijumpai sebagai kerangka dasar pada molekul bioaktif dan senyawa turunan fenilpropanoid, sehingga di laboratorium ia berperan sebagai blok bangunan non-heterosiklik yang menjembatani kimia aromatik dengan kimia gugus asam. Keberadaan rantai penghubung fleksibel membuat senyawa ini kerap dipakai untuk memasang cincin aril pada molekul target tanpa memperkenalkan halangan sterik berlebih.

Sifat yang membuatnya sering dipilih adalah reaktivitas gugus karboksil yang mudah diubah menjadi ester, amida, asil klorida, atau alkohol, dipadukan dengan cincin aromatik kaya elektron akibat gugus metoksi yang mengaktifkan posisi orto terhadapnya. Kombinasi ini membuka jalan bagi reaksi siklisasi intramolekul seperti asilasi Friedel-Crafts untuk membentuk kerangka indanon dan tetralon. Sebagai padatan kristalin pada suhu ruang, bahan ini mudah ditimbang secara akurat, mudah dimurnikan ulang melalui rekristalisasi, dan relatif stabil disimpan dalam jangka waktu panjang dibanding reagen cair yang menguap.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini terutama pada penelitian sintesis organik, kimia bahan alam, dan kimia medisinal, misalnya ketika kelompok riset membangun analog senyawa fenolik atau fenilpropanoid yang terinspirasi metabolit sekunder tumbuhan tropis. Tersedianya kemasan 5 g dan 25 g memudahkan penyesuaian dengan skala kerja, baik untuk percobaan penapisan kondisi maupun untuk sintesis berulang yang membutuhkan bahan awal dalam jumlah lebih besar. Bentuk padat juga memudahkan pengiriman dan penyimpanan di laboratorium yang belum memiliki fasilitas pendingin khusus.

  • Sintesis ester dan amida turunan aril: gugus karboksil mudah diaktifkan sehingga senyawa ini menjadi sumber fragmen aril propionat pada molekul target.
  • Pembentukan kerangka indanon dan tetralon: asilasi Friedel-Crafts intramolekul berlangsung baik karena cincin aromatiknya diaktifkan oleh gugus metoksi para.
  • Riset analog senyawa fenilpropanoid: kerangkanya menyerupai motif bahan alam sehingga cocok untuk membangun seri analog dalam penelitian kimia medisinal.
  • Bahan awal sintesis multi-tahap: kestabilan padatannya memungkinkan penyimpanan panjang dan penimbangan akurat pada rute sintesis yang panjang dan berulang.
  • Standar pembanding analisis: struktur yang jelas dan bentuk padat memudahkan pembuatan larutan baku untuk verifikasi identitas produk dengan HPLC maupun NMR.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1929-29-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat

Simpan 3-(4-Methoxyphenyl)propionic Acid dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di rak bahan kimia yang sejuk, kering, serta terlindung dari sinar matahari langsung. Karena berupa padatan yang dapat menyerap uap air pada udara lembap, botol sebaiknya dibuka seperlunya dan ditutup segera setelah penimbangan, bila perlu disimpan dalam desikator agar bobot penimbangan tetap konsisten. Sebagai asam organik, bahan ini bersifat mengiritasi kulit dan mata, sehingga penanganan wajib menggunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Lakukan penimbangan di ruang berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya debu, dan jauhkan dari basa kuat serta bahan pengoksidasi.

  • Tun dkk. (2024). Mechanisms underlying the vasorelaxant effects induced by 3-(4-hydroxy-3-methoxyphenyl)propionic acid and its conjugates in HUVECs. Abstracts of the Annual Meeting of Japanese Society for Food Science and Technology doi:10.3136/aamjsfst.71.0_214
  • (1996). ENANTIOMERICALLY PURE b-AMINO ACIDS FROM 2-tert-BUTYL-1-CARBOMETHOXY-2,3-DIHYDRO-4(1H)-PYRIMIDINONE: (R)-3-AMINO-3-(p-METHOXYPHENYL)PROPIONIC ACID. Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.073.0201
  • Ohue-Kitano dkk. (2023). 3-(4-Hydroxy-3-methoxyphenyl) propionic acid contributes to improved hepatic lipid metabolism via GPR41. Scientific Reports doi:10.1038/s41598-023-48525-3

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.