Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 81-84-5

1,8-Naphthalic Anhydride TCI N0022

1,8-Naphthalic Anhydride TCI N0022

Identitas Kimia

No. CAS
81-84-5
Rumus molekul
C12H6O3
Berat molekul
198.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-oxatricyclo[7.3.1.05,13]trideca-1(12),5,7,9(13),10-pentaene-2,4-dione
SMILES
C1=CC2=C3C(=C1)C(=O)OC(=O)C3=CC=C2
InChIKey
GRSMWKLPSNHDHA-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 6693
Harga reguler Rp 689.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 689.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1,8-Naphthalic Anhydride adalah anhidrida asam siklik yang terbentuk dari dua gugus karboksil bertetangga pada posisi peri kerangka naftalena. Di laboratorium, bahan ini merupakan blok pembangun klasik untuk pembuatan turunan naftalimida, yaitu senyawa yang diperoleh dengan mereaksikannya bersama amina primer. Reaksi tersebut berlangsung relatif sederhana, sering hanya dengan pemanasan dalam pelarut yang sesuai, dan menghasilkan produk berkerangka kaku dengan sifat optik menarik. Karena itu, senyawa ini menjadi titik awal favorit bagi peneliti yang menyusun molekul berpendar, sensor molekuler, maupun material organik fungsional dengan kerangka aromatik terkonjugasi luas.

Sifat yang menjadikannya banyak dipilih adalah reaktivitas anhidrida yang selektif terhadap amina primer, kerangka aromatik terkonjugasi yang memberi sifat serapan dan pendaran khas, serta kestabilan padatannya pada penyimpanan biasa. Struktur peri-terkondensasi menghasilkan cincin imida beranggota enam yang sangat stabil secara termal dan kimia, sehingga produk turunannya tahan terhadap kondisi pemrosesan yang cukup keras. Selain itu, posisi tertentu pada cincin naftalena masih terbuka untuk modifikasi lanjutan, sehingga peneliti dapat menyetel sifat elektronik molekul sesuai kebutuhan penelitian.

Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada penelitian kimia organik dan kimia material di perguruan tinggi serta lembaga riset, terutama untuk pengembangan probe fluoresen, sensor ion logam, dan bahan semikonduktor organik. Kemasan 25 g memadai untuk rangkaian percobaan optimasi dan sintesis beberapa turunan sekaligus. Identitas produk TCI yang jelas mempermudah penelusuran bahan pada pelaporan penelitian dan publikasi ilmiah.

  • Sintesis turunan naftalimida berpendar, karena reaksi langsung dengan amina primer menghasilkan cincin imida stabil yang menjadi inti banyak pewarna dan probe fluoresen.
  • Pengembangan sensor ion logam berbasis fluoresensi, sebab kerangka naftalimida memberikan sinyal pendaran yang peka terhadap perubahan lingkungan elektronik di sekitarnya.
  • Penelitian semikonduktor organik dan material optoelektronik, mengingat sistem aromatik terkonjugasinya mendukung pengangkutan muatan serta kestabilan termal yang diperlukan pada proses fabrikasi.
  • Pembuatan pewarna dan pigmen berkinerja tinggi, karena inti naftalimida dikenal memberikan ketahanan warna yang baik terhadap cahaya dan panas pada aplikasi jangka panjang.
  • Pelabelan molekul biologis pada penelitian dasar, sebab gugus anhidrida memungkinkan pengikatan pada gugus amina bebas peptida atau polimer secara kovalen dan terarah.

Merek TCI, nomor katalog N0022
Nomor CAS 81-84-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat, jauhkan dari kelembapan

Simpan bahan pada suhu ruang terkendali di dalam wadah asli yang tertutup rapat, terlindung dari kelembapan, panas berlebih, dan sinar matahari langsung. Gugus anhidrida dapat terbuka menjadi asam dikarboksilat bila terpapar air dalam waktu lama, sehingga pemakaian sendok kering dan penutupan botol yang segera sangat dianjurkan. Lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya debu halus. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata selama penanganan. Pisahkan penyimpanannya dari basa kuat dan amina, serta bersihkan tumpahan secara mekanis tanpa menimbulkan debu berterbangan.

  • Wilkinson (1993). Naphthalic Anhydride Partial Reversal of Carotenogenesis Inhibition by Norflurazon. Pesticide Biochemistry and Physiology doi:10.1006/pest.1993.1066
  • (2023). Naphthalic anhydride increases tolerance of common bean to herbicides. Journal of Plant Protection Research doi:10.24425/jppr.2019.129754
  • Aroca dkk. (1997). Vibrational spectra and structure of 1,8-naphthalic anhydride. Vibrational Spectroscopy doi:10.1016/s0924-2031(96)00052-5

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.