1,2-Naphthalic Anhydride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki struktur anhidrida naphthalena yang memberikan sifat reaktif yang tinggi, sehingga sering digunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembentuk atau reaktan dalam proses pembuatan senyawa kompleks.
Karakteristik utama dari 1,2-Naphthalic Anhydride adalah kestabilan kimianya dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai gugus fungsi seperti amina, hidroksil, dan karboksilat. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Selain itu, senyawa ini memiliki titik leleh yang tinggi dan daya tahan terhadap kelembapan, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, 1,2-Naphthalic Anhydride digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Senyawa ini sering dimanfaatkan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis obat, polimer, dan bahan kimia berbasis karbon. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan polimer dengan sifat tertentu
- Reaksi substitusi pada struktur aromatik
- Pengembangan bahan kimia berbasis karbon dalam penelitian material
- Penelitian tentang reaktivitas anhidrida dalam kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5343-99-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan dan paparan udara |
1,2-Naphthalic Anhydride harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan kering. Bahan ini sensitif terhadap kelembapan, sehingga penyimpanan di lingkungan dengan kelembapan rendah sangat dianjurkan. Selama penggunaan, perlu dilakukan penanganan yang hati-hati untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus disimpan terpisah dari bahan-bahan yang berpotensi bereaksi dengan cepat.
- (2023). Naphthalic anhydride increases tolerance of common bean to herbicides. Journal of Plant Protection Research doi:10.24425/jppr.2019.129754
- Aroca dkk. (1997). Vibrational spectra and structure of 1,8-naphthalic anhydride. Vibrational Spectroscopy doi:10.1016/s0924-2031(96)00052-5
- Nemat Alla dkk. (2020). Naphthalic anhydride decreases persistence of alachlor and atrazine and elevates tolerance of maize. Heliyon doi:10.1016/j.heliyon.2020.e05172
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
