Phthalimide adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), phthalimide memiliki peran penting dalam pembentukan struktur heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Bahan ini digunakan untuk memulai reaksi kimia yang mengarah ke senyawa dengan aplikasi luas, seperti obat-obatan, bahan plastik, dan bahan kimia industri.
Phthalimide memiliki sifat kimia yang stabil dan memiliki grup karboksilat yang dapat bereaksi dengan berbagai reagen. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam reaksi substitusi, reaksi penggabungan, dan reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi secara spontan, phthalimide juga memudahkan pengendalian proses kimia di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, phthalimide digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, pengembangan senyawa baru, dan pendidikan. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen kimia tingkat lanjut, terutama di universitas dan lembaga riset yang fokus pada sintesis senyawa kompleks.
Brosur TCI (PDF)
- NHC Reagent for Redox Activation of Alcohols Deoxazole 2025-09-18 · hal. 1
Produk TCI terkait
- Penggunaan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Sebagai bahan baku dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pendukung dalam eksperimen kimia organik untuk pendidikan tingkat universitas
- Bahan bantu dalam pembuatan senyawa plastik dan bahan kimia industri
- Alat bantu dalam penelitian kimia untuk pengembangan senyawa baru
Dari brosur TCI
- Aditif pada reaksi kopling fotoredoks dengan B6560
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 85-41-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Phthalimide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruang laboratorium dengan suhu rendah dan kelembapan terkontrol. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan proses penggunaan dilakukan di area berpendingin dan terlindung.
- Wakabayashi dkk. (2008). Preparation of Poly(4-phthalimide) Nanoribbon by Reaction-Induced Crystallization. Macromolecules doi:10.1021/ma800874w
- TAKECHI dkk. (1994). ChemInform Abstract: Photochemistry of the Phthalimide System. Part 44. Intramolecular Photoreactions of Phthalimide‐Alkene Systems. Macrocyclic Synthesis Through the Remote Paterno‐Buechi Reaction of Phthalimide with Indole Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.199437092
- Gawronski dkk. (1996). Exciton coupling in various substituted aryl-phthalimide bichromophoric systems. Tetrahedron doi:10.1016/0040-4020(96)00795-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
