Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1246669-45-3

9-Phenyl-2-(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)carbazole TCI P2364

9-Phenyl-2-(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)carbazole TCI P2364

Identitas Kimia

No. CAS
1246669-45-3
PubChem
CID 59858738·SID 354334000
Rumus molekul
C24H24BNO2
Berat molekul
369.3 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
9-phenyl-2-(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)carbazole
SMILES
B1(OC(C(O1)(C)C)(C)C)C2=CC3=C(C=C2)C4=CC=CC=C4N3C5=CC=CC=C5
InChIKey
WUXIRZBTTICLCG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.326.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.326.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI P2364 9-Phenyl-2-(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)carbazole adalah reagen organoboron yang membawa satu gugus ester boronat pinakol pada posisi 2 inti 9-fenilkarbazol. Karena hanya memiliki satu titik reaktif, senyawa ini berfungsi untuk "memasang" unit 9-fenilkarbazol-2-il ke molekul lain melalui kopling silang Suzuki–Miyaura. Di laboratorium, reagen ini dipakai untuk sintesis molekul kecil berbasis karbazol bagi riset OLED, material penghantar lubang, dan material fungsional optoelektronik.

Reagen ini dipilih karena substitusi pada posisi 2 menghasilkan pola konjugasi yang berbeda dari substitusi umum pada posisi 3. Jalur konjugasi melalui posisi 2 berlangsung secara para terhadap ikatan C–N, sehingga sifat elektronik dan energi triplet molekul akhir dapat diatur dengan cara lain. Ester boronat pinakol stabil, mudah ditimbang, dan dapat dimurnikan dengan kromatografi. Gugus fenil pada nitrogen meningkatkan kelarutan dan kestabilan morfologi material.

Bagi laboratorium kimia material dan kimia organik di Indonesia, reagen ini menjadi pilihan praktis ketika merancang material host, emitor TADF, atau material transpor lubang yang membutuhkan isomer karbazol-2-il. Reagen ini juga berguna untuk membandingkan pengaruh posisi substitusi terhadap kinerja perangkat. Kemasan 200 mg sesuai untuk uji coba reaksi dan sintesis skala kecil, sedangkan 1 g mendukung pembuatan material dalam jumlah yang cukup untuk fabrikasi dan karakterisasi.

Brosur TCI (PDF)

  • Kopling Suzuki–Miyaura: gugus ester boronat tunggal memungkinkan pemasangan unit 9-fenilkarbazol-2-il secara selektif ke berbagai aril halida dalam sintesis molekul target.
  • Material host OLED: unit karbazol yang dipasang lewat posisi 2 membantu menjaga energi triplet dan stabilitas termal yang dibutuhkan untuk host emitor fosforesen dan TADF.
  • Material penghantar lubang: sifat karbazol yang kaya elektron membuat turunan hasil kopling cocok diuji sebagai lapisan transpor lubang pada perangkat elektronik organik.
  • Studi isomer posisi: reagen ini bisa dibandingkan dengan isomer 3-substitusi untuk mempelajari pengaruh posisi terhadap konjugasi, tingkat energi, dan efisiensi perangkat.
  • Pemasangan gugus ujung (end-capping) pada polimer: sebagai reagen monofungsional, senyawa ini dapat dipakai untuk menutup ujung rantai polimer terkonjugasi hasil polimerisasi Suzuki.

Merek TCI
Nomor CAS 1246669-45-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents]
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik padatan (rujuk sertifikat analisis)
Penyimpanan kering, tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan kelembapan

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena ester boronat dapat terhidrolisis perlahan bila sering terpapar udara lembap. Tutup wadah segera setelah penimbangan. Untuk penyimpanan jangka panjang, gunakan desikator atau gas inert. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium untuk menghindari terhirupnya debu dan kontak dengan kulit. Buang sisa bahan dan limbah reaksi sesuai prosedur. Rujuk SDS.

—