Fungsi dan Cara Menggunakan Cawan Penguap

Beranda › Alat Laboratorium

Panduan alat laboratorium

Fungsi dan Cara Menggunakan Cawan Penguap

Cawan penguap adalah wadah porselen dangkal berbentuk mangkuk dengan cerat kecil, dipakai untuk menguapkan pelarut dari larutan sehingga zat terlarutnya tertinggal sebagai padatan atau kristal. Porselen tahan panas tinggi sehingga cawan penguap boleh dipanaskan.

Bagian-bagian cawan penguap

Fungsi cawan penguap

  • Menguapkan pelarut untuk memperoleh garam atau kristal, misalnya NaCl dari air garam.
  • Memekatkan larutan sebelum kristalisasi.
  • Mengeringkan endapan atau sampel dalam jumlah kecil.

Bagian-bagian cawan penguap

  1. 1Cerat – memudahkan menuang sisa larutan
  2. 2Badan porselen berglasir – tahan panas dan bahan kimia; dasar luar biasanya tanpa glasir
Bagian-bagian cawan penguap: 1) cerat, 2) badan porselen berglasir.
Bagian-bagian cawan penguap: 1) cerat, 2) badan porselen berglasir.

Cara menggunakan cawan penguap

Cawan Penguap – Langkah 1: Panaskan di atas kasa atau penangas air
Langkah 1

Panaskan di atas kasa atau penangas air

Letakkan cawan di atas kasa pada kaki tiga di atas pembakar (1), atau di atas penangas air untuk penguapan yang lebih lembut. Isi tidak lebih dari dua pertiga.

Cawan Penguap – Langkah 2: Aduk dan hentikan sebelum kering
Langkah 2

Aduk dan hentikan sebelum kering

Aduk sesekali dengan batang pengaduk. Matikan pemanas saat larutan hampir kering (1); panas sisa cawan menyelesaikan penguapan tanpa membuat kristal memercik.

Cawan Penguap – Langkah 3: Angkat dengan penjepit krus
Langkah 3

Angkat dengan penjepit krus

Cawan panas diangkat dengan penjepit krus (1) dan diletakkan di alas tahan panas atau di desikator untuk didinginkan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memanaskan sampai benar-benar kering dengan api besar: kristal memercik keluar dan bisa mengenai mata.
  • Meletakkan cawan panas di permukaan dingin atau basah: porselen bisa retak.

Perawatan dan keselamatan

  • Rendam sisa kristal dengan air hangat atau asam encer sebelum digosok.
  • Periksa retak rambut; cawan retak dapat pecah saat dipanaskan.

SOP penggunaan cawan penguap

Ringkasan prosedur operasi baku (SOP) cawan penguap yang bisa langsung diadaptasi laboratorium Anda. Rincian tiap langkah ada di bagian cara menggunakan di atas.

1Alat pelindung diri

  • Jas laboratorium berlengan panjang yang dikancing.
  • Kacamata pengaman; goggles bila ada risiko percikan bahan korosif.
  • Sarung tangan nitril yang sesuai dengan bahan kimia yang ditangani; sarung tangan tahan panas untuk alat yang panas.

2Sebelum digunakan

  • Periksa retak rambut dan gumpil pada porselen.
  • Baca MSDS setiap bahan kimia yang akan ditangani.
  • Siapkan penjepit krus dan alas tahan panas.
  • Uapkan pelarut organik di dalam lemari asam, jauh dari api terbuka.

4Setelah digunakan

  • Biarkan dingin sebelum dicuci.
  • Rendam sisa kristal, cuci, bilas air suling, keringkan.

5Verifikasi & kalibrasi

  • Bila dipakai untuk penentuan massa (gravimetri), panaskan cawan kosong sampai bobot tetap sebelum dipakai.

6Keadaan darurat

  • Tumpahan bahan kimia: beri tahu orang di sekitar, amankan area, dan tangani dengan spill kit sesuai MSDS.
  • Bahan kimia mengenai kulit atau mata: bilas dengan air mengalir minimal 15 menit (eyewash atau safety shower), lalu laporkan ke penanggung jawab lab.
  • Luka bakar karena kaca panas: dinginkan dengan air mengalir 10–20 menit, jangan dioles pasta gigi atau mentega.

Versi siap cetak berisi tujuan, ruang lingkup, prosedur bergambar, verifikasi, dan kolom tanda tangan. Nomor dokumen dan tanggal berlaku bisa diisi sendiri.

Unduh SOP (PDF A4)

Jenis dan ukuran cawan penguap

Diameter umum 60, 75, 100, 125, dan 150 mm, berdasar rata atau bulat. Selain porselen tersedia cawan kuarsa dan cawan platina untuk analisis khusus.

Cawan Penguap di AMI Scientific

Contoh cawan penguap yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda cawan penguap dan krus?

Cawan penguap dangkal dan lebar untuk menguapkan larutan; krus lebih kecil dan dalam, dipakai untuk memijarkan zat padat pada suhu sangat tinggi.

Mengapa pemanasan dihentikan sebelum kering?

Agar kristal tidak memercik. Panas sisa cawan cukup untuk menguapkan sisa pelarut.

Alat terkait

Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.

Butuh cawan penguap untuk laboratorium Anda?

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.