Fungsi dan Cara Menggunakan Potensiostat
Fungsi dan Cara Menggunakan Potensiostat
Potensiostat adalah instrumen elektrokimia yang mengendalikan potensial elektroda kerja terhadap elektroda pembanding sambil mengukur arus yang mengalir melalui elektroda lawan. Potensiostat dipakai untuk voltametri siklik, spektroskopi impedansi (EIS), uji korosi, dan pengujian baterai serta superkapasitor.

Fungsi potensiostat
- Voltametri siklik (CV) untuk mempelajari reaksi redoks.
- Spektroskopi impedansi elektrokimia (EIS) untuk hambatan dan kapasitansi.
- Uji laju korosi logam dan pelapis.
- Pengisian-pengosongan galvanostatik baterai dan superkapasitor.
Bagian-bagian potensiostat
- 1Unit potensiostat – terhubung ke komputer dan perangkat lunak
- 2Kabel sel – berlabel WE, RE, CE (dan sense)
- 3Elektroda kerja (WE) – tempat reaksi yang diukur
- 4Elektroda pembanding (RE) dan lawan (CE) – RE memberi potensial acuan, CE menutup rangkaian arus

Cara menggunakan potensiostat

Siapkan sel tiga elektroda
Isi sel dengan elektrolit, lalu pasang elektroda kerja (1), elektroda pembanding (2), dan elektroda lawan (3). Letakkan RE dekat WE dan pastikan tidak ada gelembung udara di permukaan elektroda.

Sambungkan kabel sesuai label
Sambungkan setiap jepit kabel ke elektroda sesuai labelnya (WE, RE, CE) saat sel dalam keadaan mati (1). Jangan menekuk kabel terlalu tajam dan jaga agar jepit tidak saling bersentuhan.

Cek OCP, atur metode, lalu jalankan
Ukur potensial sirkuit terbuka (OCP) sampai stabil, lalu atur metode (misalnya CV atau EIS) beserta batas potensial dan rentang arus di perangkat lunak (1), dan jalankan pengukuran.

Matikan sel sebelum melepas kabel
Setelah pengukuran selesai, pastikan sel dalam status off (1), baru lepas kabel. Bilas elektroda dan simpan elektroda pembanding dalam larutan KCl jenuh.
Kesalahan yang sering terjadi
- Melepas atau memasang kabel saat sel masih aktif: lonjakan arus dapat merusak sampel dan instrumen.
- Membiarkan elektroda pembanding kering atau bergelembung: potensial bergeser dan data tidak dapat dipercaya.
Perawatan dan keselamatan
- Poles elektroda kerja karbon kaca atau platina dengan bubuk alumina halus (mis. 0,05 µm) di atas kain poles, lalu bilas, sebelum pengukuran.
- Uji instrumen dengan dummy cell bawaan secara berkala untuk memastikan kalibrasinya.
SOP penggunaan potensiostat
Ringkasan prosedur operasi baku (SOP) potensiostat yang bisa langsung diadaptasi laboratorium Anda. Rincian tiap langkah ada di bagian cara menggunakan di atas.
1Alat pelindung diri
- Jas laboratorium berlengan panjang yang dikancing.
- Kacamata pengaman; goggles bila ada risiko percikan bahan korosif.
- Sarung tangan nitril yang sesuai dengan bahan kimia yang ditangani; sarung tangan tahan panas untuk alat yang panas.
2Sebelum digunakan
- Hanya pengguna yang sudah dilatih penanggung jawab alat yang boleh mengoperasikan secara mandiri; baca manual pabrikan.
- Instrumen dan komputer menyala, perangkat lunak terhubung; kabel sel tidak tertekuk atau rusak.
- Elektroda pembanding terisi elektrolit, tanpa gelembung, dan sudah diperiksa potensialnya terhadap elektroda acuan lain bila perlu.
- Elektrolit asam, basa, atau organik ditangani sesuai MSDS; sel diletakkan di wadah sekunder.
3Prosedur
4Setelah digunakan
- Pastikan sel dalam status off sebelum melepas kabel.
- Simpan data, bilas elektroda, simpan RE dalam KCl jenuh, buang elektrolit ke limbah yang sesuai.
- Catat pemakaian di buku log.
5Verifikasi & kalibrasi
- Ukur dummy cell bawaan secara berkala dan bandingkan dengan nilai nominalnya.
- Kalibrasi instrumen oleh pabrikan atau perwakilannya sesuai jadwal.
6Keadaan darurat
- Elektrolit tumpah: matikan sel, tangani tumpahan sesuai MSDS, jauhkan dari instrumen.
- Bahan kimia mengenai kulit atau mata: bilas dengan air mengalir minimal 15 menit (eyewash atau safety shower), lalu laporkan ke penanggung jawab lab.
- Alat berasap, berbau hangus, atau tersengat listrik: matikan dari stopkontak bila aman, jangan disiram air, gunakan APAR CO₂, laporkan ke penanggung jawab.
Versi siap cetak berisi tujuan, ruang lingkup, prosedur bergambar, verifikasi, dan kolom tanda tangan. Nomor dokumen dan tanggal berlaku bisa diisi sendiri.
Unduh SOP (PDF A4)Jenis dan ukuran potensiostat
Potensiostat satu kanal untuk riset umum, multikanal untuk pengujian banyak sel sekaligus, bipotensiostat untuk dua elektroda kerja (mis. elektroda cincin-cakram berputar), serta modul EIS dan booster arus tinggi. Untuk uji siklus baterai dalam jumlah banyak biasanya dipakai battery tester khusus.
Potensiostat di AMI Scientific
Contoh potensiostat yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.
Ossila Potentiostat Complete KIT T2006B1/T2006C1Mulai Rp89.667.000
CS350M CORRRTEST SINGLE CHANNEL MODELS EIS / POTENTIOSTAT / GALVANOSTATMulai Rp167.884.000
CS1350 Pro Corrtest Single-Channel Potentiostat/GalvanostatMulai Rp183.885.000
CS2350M BIPOTENTIOSTAT (2 INDEPENDENT CHANNEL) WITH/WITHOUT EISMulai Rp190.026.000AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa potensiostat memakai tiga elektroda?
Elektroda pembanding tidak dialiri arus sehingga potensialnya stabil sebagai acuan, sementara arus mengalir antara elektroda kerja dan elektroda lawan.
Apa beda potensiostat dan galvanostat?
Potensiostat mengendalikan potensial dan mengukur arus; galvanostat mengendalikan arus dan mengukur potensial. Kebanyakan instrumen modern bisa keduanya.
Alat terkait
Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.
Butuh potensiostat untuk laboratorium Anda?
AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Tersedia di AMI Scientific
Ossila Potentiostat Complete KIT T2006B1/T2006C1
Mulai Rp89.667.000