TCI C2129 2-Chloro-4-fluorobenzonitrile adalah senyawa aromatik terhalogenasi yang membawa tiga gugus fungsi sekaligus pada satu cincin benzena: gugus nitril, atom klor, dan atom fluor. Kombinasi ini menjadikannya bahan awal (building block) yang sangat dihargai di laboratorium sintesis organik, khususnya ketika seorang peneliti perlu membangun kerangka molekul bercabang secara bertahap. Di meja kerja, senyawa ini berperan sebagai titik tolak untuk membentuk turunan benzonitril tersubstitusi, prekursor heterosiklik, maupun fragmen aromatik yang nantinya disambungkan ke molekul target yang lebih besar dan lebih kompleks.
Karakteristik yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah kereaktifan cincin aromatiknya yang telah "diaktifkan" oleh gugus nitril penarik elektron. Kondisi tersebut membuat atom halogen menjadi lebih mudah digantikan oleh nukleofil seperti amina, alkoksida, atau tiolat melalui reaksi substitusi nukleofilik aromatik. Perbedaan kereaktifan antara fluor dan klor juga memberi peluang bagi kimiawan untuk melakukan fungsionalisasi secara selektif dan bertahap. Selain itu, gugus nitril sendiri dapat diubah lebih lanjut menjadi amida, asam karboksilat, amina primer, tetrazol, atau amidin sesuai kebutuhan rute sintesis yang sedang dikerjakan.
Di laboratorium Indonesia, bahan seperti ini banyak dimanfaatkan oleh kelompok riset kimia organik di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan bahan aktif farmasi, serta unit riset agrokimia. Ukuran kemasan yang tersedia memudahkan peneliti melakukan reaksi skala uji coba tanpa harus menyimpan stok berlebih. Untuk kegiatan tugas akhir, penelitian hibah, maupun pengembangan metode sintesis internal, ketersediaan bahan awal terfluorinasi dengan identitas yang jelas sangat membantu menjaga keterulangan hasil percobaan.
- Sintesis substitusi nukleofilik aromatik: gugus nitril penarik elektron mengaktifkan cincin sehingga halogen mudah digantikan amina atau alkoksida pada kondisi reaksi yang relatif sederhana dan terkendali.
- Pembuatan prekursor heterosiklik: gugus nitril dapat dikonversi menjadi tetrazol, amidin, atau inti heterosiklik lain yang sering menjadi kerangka utama molekul bioaktif hasil riset.
- Riset penemuan obat tahap awal: fragmen aromatik terfluorinasi kerap dipakai untuk menyetel sifat elektronik dan metabolik kandidat senyawa selama tahap optimasi struktur di laboratorium.
- Pengembangan bahan agrokimia: kerangka benzonitril terhalogenasi menjadi bagian umum dalam rancangan molekul aktif, sehingga senyawa ini berguna sebagai bahan awal eksplorasi struktur baru.
- Studi metodologi reaksi: kehadiran dua halogen berbeda memungkinkan peneliti menguji selektivitas katalis dan kondisi reaksi dalam penelitian metodologi sintesis organik yang sistematis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 60702-69-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; rujuk label dan lembar data produk untuk keterangan rinci |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran pada label produk |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun sinar matahari langsung. Gunakan wadah asli produsen atau botol kaca berlabel jelas agar identitas bahan tidak tertukar. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, dan kacamata pelindung. Hindari menghirup debu atau uapnya, serta pisahkan penyimpanan dari bahan pengoksidasi kuat dan basa kuat. Selalu baca lembar data keselamatan bahan sebelum penggunaan pertama dan catat setiap pengambilan pada logbook laboratorium.
—

