5-Chloro-2-fluorobenzaldehyde dari TCI dengan kode katalog C3114 adalah benzaldehida terhalogenasi yang membawa atom klorin pada posisi lima dan atom fluorin pada posisi dua terhadap gugus aldehida. Senyawa ini termasuk kelompok fluorinated building blocks, yaitu bahan awal bergugus fluor yang sangat dicari dalam sintesis obat, pestisida, dan material fungsional. Di laboratorium, perannya adalah menyediakan kerangka aromatik dengan tiga titik reaktif berbeda sekaligus, sehingga peneliti dapat membangun molekul kompleks melalui urutan reaksi yang terkendali.
Karakteristik yang menjadikannya menarik adalah reaktivitas ortogonal antar gugusnya. Gugus aldehida siap menjalani reduksi, oksidasi, kondensasi, maupun aminasi reduktif untuk membentuk ikatan karbon nitrogen dan karbon karbon. Atom fluorin pada posisi orto terhadap aldehida sangat teraktivasi terhadap substitusi nukleofilik aromatik, sehingga mudah digantikan oleh nukleofil seperti fenol, tiol, atau amina, dan menjadi jalan pintas menuju sistem heterosiklik terfusi. Sementara itu atom klorin yang jauh lebih tidak reaktif tetap bertahan sebagai pegangan untuk reaksi kopling berkatalis paladium pada tahap berikutnya. Kehadiran fluor juga sering mempengaruhi sifat elektronik dan lipofilisitas produk akhir.
Laboratorium di Indonesia memerlukan bahan seperti ini pada riset kimia medisinal, sintesis senyawa agrokimia, serta pengembangan material organik di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 5 g memadai untuk melakukan optimasi kondisi reaksi sekaligus menyintesis beberapa turunan sekaligus. AMI Scientific menyediakannya sebagai bagian dari dukungan terhadap riset sintesis organik nasional.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 19
Produk TCI terkait
- Substitusi nukleofilik aromatik: atom fluorin pada posisi orto terhadap aldehida sangat teraktivasi sehingga mudah digantikan nukleofil untuk membentuk eter, tioeter, maupun amina aromatik.
- Sintesis heterosiklik terfusi: kombinasi aldehida dan fluor yang berdekatan memungkinkan siklisasi menuju benzofuran, benzotiofen, dan kerangka heterosiklik lain melalui urutan reaksi bertahap.
- Aminasi reduktif: gugus aldehidanya bereaksi dengan amina primer maupun sekunder membentuk basa Schiff yang kemudian direduksi menjadi amina tersubstitusi secara efisien.
- Reaksi kondensasi karbonil: dipakai pada reaksi Wittig, Knoevenagel, dan aldol untuk memperpanjang rantai karbon serta membentuk sistem terkonjugasi baru.
- Kopling silang lanjutan: atom klorin yang tersisa berfungsi sebagai pegangan reaksi Suzuki atau Buchwald untuk memasang gugus aril maupun amina pada tahap akhir.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C3114 |
|---|---|
| Nomor CAS | 96515-79-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | mengacu pada keterangan label, CoA, dan SDS batch terkait |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran produsen |
Senyawa aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila terpapar udara dalam waktu lama, sehingga wadah sebaiknya selalu tertutup rapat dan disimpan di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya. Gunakan wadah kaca amber dan pertimbangkan pengaliran gas inert pada ruang kepala botol bila bahan akan digunakan berulang kali dalam jangka panjang. Tangani di lemari asam karena uapnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan, serta kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, dan buang limbahnya melalui jalur limbah organik terhalogenasi.
—

