Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 96515-79-6

5-Chloro-2-fluorobenzaldehyde TCI C3114

5-Chloro-2-fluorobenzaldehyde TCI C3114

Identitas Kimia

No. CAS
96515-79-6
PubChem
CID 2773586·SID 253660736
Rumus molekul
C7H4ClFO
Berat molekul
158.56 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-chloro-2-fluorobenzaldehyde
SMILES
C1=CC(=C(C=C1Cl)C=O)F
InChIKey
WDTUCEMLUHTMCB-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL03094518
Harga reguler Rp 1.246.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.246.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

5-Chloro-2-fluorobenzaldehyde dari TCI dengan kode katalog C3114 adalah benzaldehida terhalogenasi yang membawa atom klorin pada posisi lima dan atom fluorin pada posisi dua terhadap gugus aldehida. Senyawa ini termasuk kelompok fluorinated building blocks, yaitu bahan awal bergugus fluor yang sangat dicari dalam sintesis obat, pestisida, dan material fungsional. Di laboratorium, perannya adalah menyediakan kerangka aromatik dengan tiga titik reaktif berbeda sekaligus, sehingga peneliti dapat membangun molekul kompleks melalui urutan reaksi yang terkendali.

Karakteristik yang menjadikannya menarik adalah reaktivitas ortogonal antar gugusnya. Gugus aldehida siap menjalani reduksi, oksidasi, kondensasi, maupun aminasi reduktif untuk membentuk ikatan karbon nitrogen dan karbon karbon. Atom fluorin pada posisi orto terhadap aldehida sangat teraktivasi terhadap substitusi nukleofilik aromatik, sehingga mudah digantikan oleh nukleofil seperti fenol, tiol, atau amina, dan menjadi jalan pintas menuju sistem heterosiklik terfusi. Sementara itu atom klorin yang jauh lebih tidak reaktif tetap bertahan sebagai pegangan untuk reaksi kopling berkatalis paladium pada tahap berikutnya. Kehadiran fluor juga sering mempengaruhi sifat elektronik dan lipofilisitas produk akhir.

Laboratorium di Indonesia memerlukan bahan seperti ini pada riset kimia medisinal, sintesis senyawa agrokimia, serta pengembangan material organik di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 5 g memadai untuk melakukan optimasi kondisi reaksi sekaligus menyintesis beberapa turunan sekaligus. AMI Scientific menyediakannya sebagai bagian dari dukungan terhadap riset sintesis organik nasional.

Brosur TCI (PDF)

  • Substitusi nukleofilik aromatik: atom fluorin pada posisi orto terhadap aldehida sangat teraktivasi sehingga mudah digantikan nukleofil untuk membentuk eter, tioeter, maupun amina aromatik.
  • Sintesis heterosiklik terfusi: kombinasi aldehida dan fluor yang berdekatan memungkinkan siklisasi menuju benzofuran, benzotiofen, dan kerangka heterosiklik lain melalui urutan reaksi bertahap.
  • Aminasi reduktif: gugus aldehidanya bereaksi dengan amina primer maupun sekunder membentuk basa Schiff yang kemudian direduksi menjadi amina tersubstitusi secara efisien.
  • Reaksi kondensasi karbonil: dipakai pada reaksi Wittig, Knoevenagel, dan aldol untuk memperpanjang rantai karbon serta membentuk sistem terkonjugasi baru.
  • Kopling silang lanjutan: atom klorin yang tersisa berfungsi sebagai pegangan reaksi Suzuki atau Buchwald untuk memasang gugus aril maupun amina pada tahap akhir.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog C3114
Nomor CAS 96515-79-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik mengacu pada keterangan label, CoA, dan SDS batch terkait
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran produsen

Senyawa aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila terpapar udara dalam waktu lama, sehingga wadah sebaiknya selalu tertutup rapat dan disimpan di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya. Gunakan wadah kaca amber dan pertimbangkan pengaliran gas inert pada ruang kepala botol bila bahan akan digunakan berulang kali dalam jangka panjang. Tangani di lemari asam karena uapnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan, serta kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, dan buang limbahnya melalui jalur limbah organik terhalogenasi.

—