TCI D1293 N,N-Dimethylformamide Dimethyl Acetal, yang lazim disingkat DMF-DMA, adalah reagen sintesis organik serbaguna yang tersusun atas kerangka formamida dengan dua gugus metoksi pada atom karbon asetal. Reagen ini termasuk kelompok building block non-heterosiklik dan dikenal luas sebagai pereaksi kunci untuk memperkenalkan satuan satu karbon ke dalam molekul target. Di laboratorium sintesis, DMF-DMA sangat dihargai karena kemampuannya mengubah senyawa dengan hidrogen aktif menjadi enaminon atau amidina, yaitu intermediat yang menjadi gerbang menuju pembentukan berbagai cincin heterosiklik penting dalam kimia medisinal.
Sifat yang membuat reagen ini banyak dipilih adalah reaktivitasnya yang tinggi namun terarah, serta kemudahannya dipakai tanpa memerlukan katalis rumit. DMF-DMA berperan sebagai sumber gugus dimetilaminometilena sekaligus agen metilasi lembut untuk gugus asam karboksilat, sehingga satu reagen dapat melayani beberapa jenis transformasi. Reagen ini berwujud cairan yang sangat peka terhadap kelembapan; kontak dengan air akan menghidrolisisnya dan menurunkan efektivitas reaksi. Oleh karena itu, kualitas hasil sangat bergantung pada teknik penanganan bebas air, penggunaan pelarut kering, dan peralatan gelas yang benar-benar telah dikeringkan sebelum dipakai.
Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan DMF-DMA pada penelitian sintesis senyawa heterosiklik untuk kandidat obat, riset pewarna, serta persiapan sampel analisis. Tersedianya kemasan 25 mL, 100 mL, dan 500 mL memberi keleluasaan bagi laboratorium untuk memilih ukuran yang sesuai dengan intensitas pemakaian. Kemasan kecil membantu menjaga kesegaran reagen bagi laboratorium dengan pemakaian sesekali, sedangkan kemasan besar mendukung kelompok riset atau unit pengembangan yang menjalankan reaksi secara berkelanjutan sepanjang tahun.
- Pembentukan enaminon dari senyawa metil keton dan metilena aktif, karena reagen ini menyisipkan satuan dimetilaminometilena yang menjadi prekursor cincin heterosiklik.
- Sintesis cincin pirazol, pirimidin, dan isoksazol, sebab enaminon hasil reaksi mudah disiklisasi dengan hidrazin, guanidin, atau hidroksilamin di tahap berikutnya.
- Metilasi asam karboksilat menjadi metil ester, karena reaksinya berlangsung dalam kondisi netral sehingga cocok untuk substrat yang peka terhadap asam kuat.
- Derivatisasi sampel sebelum analisis kromatografi gas, sebab pembentukan ester meningkatkan volatilitas analit dan memperbaiki bentuk puncak kromatogram.
- Sintesis formamidina dari amina primer, karena reagen ini menyediakan jalur langsung menuju gugus amidina yang berguna sebagai pelindung maupun bahan antara.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D1293 |
|---|---|
| Nomor CAS | 4637-24-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL, 100 mL, dan 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan organik yang peka terhadap kelembapan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di bawah gas inert |
Karena bersifat sangat peka terhadap air, reagen ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di ruang sejuk dan kering, jauh dari sumber uap air maupun panas. Penggunaan botol bersegel septum dan penyimpanan di bawah atmosfer nitrogen atau argon sangat dianjurkan untuk menjaga mutu selama pemakaian berulang. Ambil cairan menggunakan syringe kering melalui teknik transfer bebas udara, dan pastikan seluruh peralatan gelas telah dikeringkan dalam oven. Kerjakan di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari air, asam, basa kuat, serta bahan pengoksidasi.
- Kidjemet (2002). N,N-Dimethylformamide Dimethyl Acetal. Synlett doi:10.1055/s-2002-34251
- KASUM dkk. (1990). ChemInform Abstract: Reactions of Some 3‐Methylcyclohexenones with Dimethylformamide Dimethyl Acetal.. ChemInform doi:10.1002/chin.199020138
- Kasum dkk. (1990). Reactions of Some 3-Methylcyclohexenones With Dimethylformamide Dimethyl Acetal. Australian Journal of Chemistry doi:10.1071/ch9900063
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

