Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 7423-93-0

H-Tyr(3-Cl)-OH, CAS 7423-93-0, TCI C3770

H-Tyr(3-Cl)-OH, CAS 7423-93-0, TCI C3770

Identitas Kimia

Nama lain
H-Tyr(3-Cl)-OH · 3-Cl-Tyr-OH · 3-Chloro-L-tyrosine · (S)-2-Amino-3-(3-chloro-4-hydroxyphenyl)propanoic Acid
No. CAS
7423-93-0
PubChem
CID 110992
Rumus molekul
C9H10ClNO3
Berat molekul
215.63 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S)-2-amino-3-(3-chloro-4-hydroxyphenyl)propanoic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1CC(C(=O)O)N)Cl)O
InChIKey
ACWBBAGYTKWBCD-ZETCQYMHSA-N
MDL
MDL00045865
Harga reguler Rp 2.439.150,00
Harga reguler Rp 1.720.950,00 Harga obral Rp 2.439.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

H-Tyr(3-Cl)-OH dari TCI adalah turunan asam amino tirosin yang membawa satu atom klorin pada posisi 3 cincin fenolnya, dikenal juga sebagai 3-klorotirosin. Penulisan "H-…-OH" menunjukkan bahwa gugus amino dan gugus karboksilatnya berada dalam keadaan bebas tanpa gugus pelindung. Di laboratorium, senyawa ini termasuk dalam kategori kimia peptida dan biologi kimia, digunakan sebagai asam amino nonkanonik untuk memodifikasi peptida maupun sebagai senyawa acuan dalam studi biokimia.

Keistimewaan senyawa ini terletak pada atom klorin yang menempel pada cincin aromatik tirosin. Substitusi ini mengubah sifat elektronik dan keasaman gugus fenol, serta menambah ukuran dan lipofilisitas rantai samping tanpa mengubah kerangka asam amino secara keseluruhan. Dalam biokimia, 3-klorotirosin dikenal sebagai penanda kerusakan protein akibat asam hipoklorit yang dihasilkan enzim mieloperoksidase, sehingga sering dipakai sebagai standar analitis dalam penelitian stres oksidatif dan inflamasi.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium biokimia, farmasi, dan kedokteran yang meneliti mekanisme inflamasi, serta kelompok riset kimia peptida yang ingin mengeksplorasi pengaruh halogenasi terhadap aktivitas dan stabilitas peptida. Kemasan 1g dan 5g sudah sangat memadai untuk keperluan pembuatan larutan standar, kurva kalibrasi, maupun sintesis peptida skala riset, sehingga pemakaian bahan menjadi lebih efisien.

  • Standar analitis untuk kuantifikasi penanda stres oksidatif, karena 3-klorotirosin terbentuk dari reaksi tirosin dengan asam hipoklorit dan banyak diukur menggunakan LC-MS atau GC-MS.
  • Modifikasi peptida dengan asam amino nonkanonik, karena substitusi klorin mengubah sifat elektronik dan hidrofobik rantai samping sehingga dapat memengaruhi afinitas ikatan dan stabilitas peptida.
  • Studi hubungan struktur dan aktivitas, sebab membandingkan peptida yang mengandung tirosin biasa dan tirosin terklorinasi membantu memahami peran residu aromatik dalam interaksi molekuler.
  • Penelitian enzimologi mieloperoksidase dan halogenasi biologis, karena senyawa ini berfungsi sebagai produk acuan untuk memastikan identitas hasil reaksi enzimatik secara kromatografi.
  • Bahan awal untuk derivatisasi lanjutan, karena gugus amino dan karboksilat yang bebas dapat diberi gugus pelindung seperti Fmoc atau Boc sebelum digunakan dalam sintesis peptida fase padat.

Merek TCI
Nomor CAS 7423-93-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik silakan merujuk ke CoA dan label produk
Penyimpanan ikuti suhu penyimpanan pada label dan SDS dari TCI

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat kering dan terlindung dari cahaya, sesuai suhu yang tertera pada label. Asam amino dapat menyerap kelembapan, jadi biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka bila disimpan di lemari pendingin untuk mencegah kondensasi. Gunakan spatula bersih dan timbang secukupnya agar sisa bahan tetap terjaga kemurniannya. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debu dan kontak langsung dengan kulit. Larutan standar sebaiknya dibuat segar atau disimpan sesuai protokol validasi metode masing-masing laboratorium.

  • Ameziane Hassani dkk. (2017). Theoretical conformational analysis of opiate peptides Leu-Enkephalin (H-Tyr-Gly-Gly-Phe-Leu-OH) and its two thioamide analogs (H-Tyr-Glyψ[CSNH]Gly-Phe-Leu-OH) and (H-Tyr-Gly-Glyψ[CSNH]Phe-Leu-OH). Structural Chemistry doi:10.1007/s11224-017-1045-5
  • Garc�a-Echeverr�a (1995). Potential pyrophosphate formation upon use of N ?-Fmoc-Tyr(PO3H2)-OH in solid-phase peptide synthesis. Letters in Peptide Science doi:10.1007/bf00128503
  • Wierzchowski dkk. (1995). CD investigations on conformation of H-X-(Pro)n-Y-OH peptides (X = Trp, Tyr; Y = Tyr, Met); models for intramolecular long range electron transfer.. Acta Biochimica Polonica doi:10.18388/abp.1995_4656

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.