Diethylene Glycol Dimethacrylate (DEGDMA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kimia dan teknologi material. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan resin, komposit, dan bahan polimer yang memerlukan sifat adhesi dan kekuatan mekanik tinggi. Dalam laboratorium, DEGDMA berperan sebagai monomer yang membantu dalam pembentukan struktur polimer melalui reaksi polimerisasi. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini menjadi komponen penting dalam pengembangan bahan baru, termasuk dalam bidang medis, elektronik, dan konstruksi.
DEGDMA memiliki karakteristik yang membuatnya diminati dalam laboratorium, seperti sifat kimia yang stabil dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai jenis monomer lain. Bahan ini juga memiliki viskositas yang rendah, sehingga mudah dalam proses pencampuran dan penggunaan. Selain itu, stabilisasi dengan MEHQ (methyl ethyl glycol hydroquinone) memperpanjang masa simpan dan mengurangi risiko degradasi selama penyimpanan. Hal ini menjadikannya pilihan yang aman dan efisien untuk berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, DEGDMA digunakan dalam berbagai penelitian dan pengembangan bahan, terutama di bidang kimia organik, material, dan teknologi polimer. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian yang memerlukan pembuatan bahan komposit, resin, atau bahan adhesif. Dengan ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, DEGDMA menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Drug Delivery System (DDS) Research Reagents 2025-01-29 · hal. 3
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 12
- Monomers 2025-05-28 · hal. 8
Produk TCI terkait
- TCI T3488 2082-81-7 Tetramethylene Glycol Dimethacrylate (stabilized with MEHQ)
- Ethylene Glycol Dimethacrylate (stabilized with HQ), CAS 97-90-5, TCI E0102
- 1,3-Butanediol Dimethacrylate (stabilized with MEHQ), CAS 1189-08-8, TCI B1065
- 1,6-Hexanediol Dimethacrylate (stabilized with MEHQ), CAS 6606-59-3, TCI H1369
- Tetraethylene Glycol Dimethacrylate (stabilized with HQ), CAS 109-17-1, TCI T3486
- Polyethylene Glycol Dimethacrylate (n=approx 4) (stabilized with MEHQ), CAS 25852-47-5, TCI T1352
- Pembuatan resin dan komposit untuk aplikasi industri dan medis
- Pengembangan bahan adhesif dengan kekuatan mekanik tinggi
- Penelitian dalam bidang polimer dan material baru
- Penggunaan dalam proses polimerisasi untuk pembentukan struktur kompleks
- Aplikasi dalam bidang elektronik untuk pembuatan komponen polimer
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2358-84-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
DEGDMA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktif dan kemungkinan menghasilkan gas saat terkena panas, bahan ini harus disimpan dalam wadah yang tahan terhadap korosi. Selama penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jangan menghirup uapnya.
- Cho dkk. (2013). Bubble-point measurement for the CO2+diethylene glycol diacrylate and CO2+diethylene glycol dimethacrylate systems at high pressure. Korean Journal of Chemical Engineering doi:10.1007/s11814-012-0196-8
- Li dkk. (2018). Experimental Isobaric Vapor Liquid Equilibrium for Binary Systems Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol, Diethylene Glycol Dibenzoate + Octyl Benzoate, and Ternary System Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol + Octyl Benzoate at 1.0152 kPa. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.8b00460
- Bielecka-Kowalska dkk. (2018). Ethylene glycol dimethacrylate and diethylene glycol dimethacrylate exhibits cytotoxic and genotoxic effect on human gingival fibroblasts via induction of reactive oxygen species. Toxicology in Vitro doi:10.1016/j.tiv.2017.10.028
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








