Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2358-84-1

Diethylene Glycol Dimethacrylate (stabilized with MEHQ) TCI D1530

Diethylene Glycol Dimethacrylate (stabilized with MEHQ) TCI D1530
Harga reguler Rp 680.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 680.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Diethylene Glycol Dimethacrylate (DEGDMA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kimia dan teknologi material. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan resin, komposit, dan bahan polimer yang memerlukan sifat adhesi dan kekuatan mekanik tinggi. Dalam laboratorium, DEGDMA berperan sebagai monomer yang membantu dalam pembentukan struktur polimer melalui reaksi polimerisasi. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini menjadi komponen penting dalam pengembangan bahan baru, termasuk dalam bidang medis, elektronik, dan konstruksi.

DEGDMA memiliki karakteristik yang membuatnya diminati dalam laboratorium, seperti sifat kimia yang stabil dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai jenis monomer lain. Bahan ini juga memiliki viskositas yang rendah, sehingga mudah dalam proses pencampuran dan penggunaan. Selain itu, stabilisasi dengan MEHQ (methyl ethyl glycol hydroquinone) memperpanjang masa simpan dan mengurangi risiko degradasi selama penyimpanan. Hal ini menjadikannya pilihan yang aman dan efisien untuk berbagai eksperimen kimia.

Di laboratorium Indonesia, DEGDMA digunakan dalam berbagai penelitian dan pengembangan bahan, terutama di bidang kimia organik, material, dan teknologi polimer. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian yang memerlukan pembuatan bahan komposit, resin, atau bahan adhesif. Dengan ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, DEGDMA menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.

  • Pembuatan resin dan komposit untuk aplikasi industri dan medis
  • Pengembangan bahan adhesif dengan kekuatan mekanik tinggi
  • Penelitian dalam bidang polimer dan material baru
  • Penggunaan dalam proses polimerisasi untuk pembentukan struktur kompleks
  • Aplikasi dalam bidang elektronik untuk pembuatan komponen polimer

Merek TCI
Nomor CAS 2358-84-1
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 100mL, 500mL
Bentuk fisik Cairan jernih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

DEGDMA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktif dan kemungkinan menghasilkan gas saat terkena panas, bahan ini harus disimpan dalam wadah yang tahan terhadap korosi. Selama penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jangan menghirup uapnya.

  • Cho dkk. (2013). Bubble-point measurement for the CO2+diethylene glycol diacrylate and CO2+diethylene glycol dimethacrylate systems at high pressure. Korean Journal of Chemical Engineering doi:10.1007/s11814-012-0196-8
  • Li dkk. (2018). Experimental Isobaric Vapor Liquid Equilibrium for Binary Systems Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol, Diethylene Glycol Dibenzoate + Octyl Benzoate, and Ternary System Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol + Octyl Benzoate at 1.0152 kPa. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.8b00460
  • Bielecka-Kowalska dkk. (2018). Ethylene glycol dimethacrylate and diethylene glycol dimethacrylate exhibits cytotoxic and genotoxic effect on human gingival fibroblasts via induction of reactive oxygen species. Toxicology in Vitro doi:10.1016/j.tiv.2017.10.028

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.