2-Cyclohexylpropan-2-yl Methacrylate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkannya berperan sebagai monomer dalam reaksi polimerisasi. Produk ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia seperti pembuatan polimer, bahan pelapis, dan senyawa sintetik. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian dan pengembangan material baru.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil, tetapi tetap memerlukan perlakuan khusus untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga. Stabilisasi dengan Phenothiazine membantu mencegah degradasi akibat paparan oksidasi atau cahaya. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang aman dan tahan lama.
Di laboratorium Indonesia, produk ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan material. Bahan ini menjadi bagian dari proses produksi senyawa sintetik dan polimer, yang mendukung inovasi di sektor industri dan pendidikan.
- Pembuatan polimer sintetik karena kemampuannya untuk berpolimerisasi
- Sintesis senyawa kompleks dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan bahan pelapis yang tahan lama dan fleksibel
- Penelitian material baru untuk aplikasi industri dan medis
- Produksi bahan kimia intermediet dalam proses manufaktur
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 186585-56-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Produk ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitasnya. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau reaksi kimia yang tidak diinginkan.
—
