2-Chloroethyl Methacrylate (TCI C4133) adalah monomer metakrilat dengan gugus 2-kloroetil pada bagian esternya. Produk ini distabilkan dengan MEHQ (monometil eter hidrokuinon) supaya tidak berpolimerisasi sendiri selama disimpan. Di laboratorium polimer dan material, monomer ini dipakai untuk membuat homopolimer maupun kopolimer metakrilat yang membawa gugus alkil klorida reaktif di rantai sampingnya. Gugus klor tersebut tetap ada setelah polimerisasi, jadi polimer yang dihasilkan bisa menjadi platform untuk modifikasi kimia lanjutan.
Daya tarik utama monomer ini adalah fungsinya yang ganda. Ikatan rangkap metakrilat ikut dalam polimerisasi radikal, baik radikal bebas konvensional maupun teknik terkendali seperti ATRP atau RAFT, sesuai rancangan peneliti. Sementara itu, gugus kloroetil dapat menjalani substitusi nukleofilik setelah polimerisasi, misalnya dengan azida, amina tersier, atau tiol. Dengan cara ini peneliti dapat memasang muatan, gugus klik, atau ligan tertentu tanpa harus menyintesis monomer baru untuk setiap fungsi yang diinginkan.
Di Indonesia, monomer ini relevan untuk kelompok riset ilmu material, kimia polimer, teknik kimia, dan pengembangan membran atau pelapis di universitas maupun industri. Kemasan 1g cocok untuk polimerisasi skala kecil, penapisan kondisi reaksi, dan pembuatan sampel karakterisasi seperti NMR, GPC, atau FTIR. Karena daerah tropis bersuhu tinggi, perhatian pada rantai dingin dan penyimpanan menjadi penting supaya monomer tetap stabil. Pasokan dari TCI membantu menjaga konsistensi mutu antar eksperimen.
Produk TCI terkait
- sec-Butyl Methacrylate (stabilized with MEHQ), CAS 2998-18-7, TCI B5371
- 9-Anthrylmethyl Methacrylate, CAS 31645-35-9, TCI A2645
- Sodium Methacrylate (stabilized with MEHQ), CAS 5536-61-8, TCI S0987
- 2-Phenylethyl Methacrylate (stabilized with HQ), CAS 3683-12-3, TCI P2714
- Phenyl Methacrylate (stabilized with BHT), CAS 2177-70-0, TCI P2134
- 1-Methylcyclopentyl Methacrylate (stabilized with MEHQ), CAS 178889-45-7, TCI M3228
- Sintesis polimer fungsional: gugus kloroetil yang tetap utuh setelah polimerisasi menjadi titik modifikasi pasca-polimerisasi untuk memasang beragam gugus fungsi pada rantai samping.
- Pembuatan polielektrolit kationik: reaksi kuaternisasi gugus klorida dengan amina tersier menghasilkan polimer bermuatan positif untuk studi membran, antimikroba, atau flokulan.
- Platform kimia klik: substitusi klorida dengan azida menghasilkan polimer berazida yang siap dikopel dengan alkuna melalui reaksi CuAAC untuk rekayasa material.
- Kopolimerisasi dengan metakrilat lain: monomer ini dapat dikombinasikan dengan metil metakrilat atau monomer hidrofilik untuk mengatur kepadatan gugus reaktif dan sifat fisik kopolimer.
- Modifikasi permukaan dan pelapis: polimer berbasis monomer ini dapat dicangkokkan atau dilapiskan pada substrat, lalu permukaannya difungsionalisasi lebih lanjut untuk sensor atau material biokompatibel.
| Merek | TCI (kode produk C4133) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1888-94-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | cairan, distabilkan dengan MEHQ |
| Penyimpanan | simpan dingin dan terlindung dari cahaya serta panas, mengikuti suhu yang tertera pada label |
Monomer metakrilat dapat berpolimerisasi spontan bila terkena panas, cahaya, atau inisiator radikal. Karena itu, simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di lemari pendingin laboratorium sesuai suhu pada label, jauh dari sumber api dan oksidator. Stabilisator MEHQ bekerja paling baik bila ada sedikit oksigen, jadi jangan menyimpannya di bawah gas inert dalam waktu lama tanpa alasan. Bila inhibitor perlu dihilangkan sebelum polimerisasi, lakukan sesaat sebelum dipakai. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan dan kacamata pengaman, dan baca SDS TCI terlebih dahulu.
- Neo dkk. (1992). Miscibility of poly(vinyl acetate) with poly(chloromethyl methacrylate), poly(2-chloroethyl methacrylate) and poly(2-bromoethyl methacrylate). Polymer doi:10.1016/0032-3861(92)90511-t
- Neo dkk. (1992). Binary blends of poly(chloromethyl methacrylate) and poly(2-chloroethyl methacrylate) with some aliphatic polyesters. Polymer doi:10.1016/0032-3861(92)90235-o
- Pelissou dkk. (1994). Dielectric and viscoelastic relaxation of poly(2-chloroethyl methacrylate) and poly(3-chloropropyl methacrylate). Polymer doi:10.1016/0032-3861(94)90907-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







