4-(Diethylamino)salicylaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang mengandung gugus salisilaldehida dan gugus amina diethyl, sehingga memiliki reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembentuk senyawa heterosiklik atau senyawa dengan aktivitas biologis. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
Karakteristik utama dari 4-(Diethylamino)salicylaldehyde adalah kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, serta kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan kondensasi. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini sering dipilih untuk reaksi yang membutuhkan kestabilan dan reaktivitas yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan bioteknologi. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses peneliti untuk melakukan eksperimen yang membutuhkan bahan dasar seperti ini.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan obat baru dengan aktivitas anti-inflamasi
- Reaksi kimia organik untuk pembentukan senyawa kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa aromatik
- Pengujian struktur kimia dalam analisis spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 17754-90-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kestabilan kimianya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selalu gunakan wadah yang tahan terhadap bahan kimia untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Zhao dkk. (2023). A functionalized lanthanide metal-organic framework for selective detection of 4-(diethylamino)salicylaldehyde. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/j.ica.2023.121706
- Gudeika dkk. (2016). 4-(Diethylamino)salicylaldehyde-based twin compounds as NLO-active materials. Dyes and Pigments doi:10.1016/j.dyepig.2016.06.047
- ÇAKMAK dkk. (2021). SYNTHESIS, CHARACTERIZATION AND BIOLOGICAL EVALUATION OF ESTER DERIVATIVES OF 4-(DIETHYLAMINO)SALICYLALDEHYDE AS CHOLINESTERASE, AND TYROSINASE INHIBITORS. Middle East Journal of Science doi:10.51477/mejs.947973
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

