TCI D2084 4'-Diethylaminoacetophenone adalah building block non-heterosiklik berupa keton aromatik yang membawa gugus dietilamino pada posisi para terhadap gugus asetil. Perpaduan gugus pendonor elektron kuat dan gugus penarik elektron pada satu cincin benzena menjadikan molekul ini bersifat push–pull, yaitu memiliki polarisasi elektronik internal yang khas. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai sebagai bahan awal sintesis zat warna fluoresen, kalkon, fotoinisiator, dan bahan optik nonlinier, serta sebagai zat antara pada pembuatan senyawa heterosiklik bernitrogen yang dikaji dalam riset kimia medisinal.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah reaktivitas ganda yang mudah diarahkan. Gugus metil keton dapat berkondensasi dengan aldehida aromatik melalui kondensasi Claisen–Schmidt menghasilkan kalkon, bereaksi lanjut membentuk pirazolin, pirimidin, atau flavonoid sintetik, dan dapat pula mengalami reaksi Mannich serta halogenasi pada posisi alfa. Di sisi lain, gugus dietilamino meningkatkan kerapatan elektron cincin sehingga menggeser serapan cahaya ke panjang gelombang lebih besar dan memperkuat sifat fluoresensi produk turunannya, sebuah karakter yang sangat dicari pada perancangan pewarna laser, probe fluoresen, dan sensor optik. Bentuk padatnya memudahkan penimbangan tepat dan pemurnian dengan rekristalisasi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini lazim digunakan pada kelompok riset kimia organik sintesis, kimia medisinal, dan kimia material di perguruan tinggi serta lembaga penelitian, khususnya pada pekerjaan sintesis kalkon dan turunan heterosiklik untuk uji aktivitas biologis maupun kajian sifat optik. Kemasan 1 g dan 5 g memberi keleluasaan antara percobaan penjajakan kondisi reaksi dan sintesis lanjutan yang memerlukan bahan lebih banyak.
- Sintesis kalkon: gugus metil keton berkondensasi dengan aldehida aromatik menghasilkan kalkon yang banyak diuji aktivitas biologisnya pada riset kimia medisinal.
- Pembuatan zat warna fluoresen: gugus dietilamino sebagai pendonor elektron memperkuat emisi sehingga senyawa ini menjadi bahan awal pewarna laser dan probe optik.
- Riset fotoinisiator: struktur push–pull dengan keton aromatik mendukung penyerapan cahaya dan pembentukan spesies aktif pada penelitian sistem polimerisasi terinduksi cahaya.
- Sintesis heterosiklik bernitrogen: kalkon turunannya dapat disiklisasi menjadi pirazolin, pirimidin, dan kerangka lain yang penting bagi pengembangan senyawa kandidat aktif.
- Kajian bahan optik nonlinier: polarisasi elektronik internal antara gugus amino dan karbonil membuat molekul ini menarik untuk penelitian sifat optik tak linier material organik.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D2084 |
|---|---|
| Nomor CAS | 5520-66-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan, dipasok dalam kemasan satuan gram |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan senyawa dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung karena senyawa aromatik beramina tersier dapat berubah warna akibat oksidasi permukaan bila lama terpapar udara dan sinar. Gunakan vial kaca amber atau kemasan asli, dan tutup kembali segera setelah penimbangan. Timbang bahan dengan spatula bersih dan kering di dalam lemari asam agar serbuk halus tidak terhirup, sambil mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari asam kuat dan oksidator kuat. Kumpulkan sisa bahan dan cucian pada wadah limbah organik berlabel, lalu ikuti prosedur pengelolaan limbah institusi. Baca lembar data keselamatan resmi sebelum bekerja.
—
