4-Dimethylaminobenzaldehyde (DMAB) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus amina dimetil yang memberikan sifat reaktif dan stabil. Sebagai bahan dasar (building block), DMAB sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan baru melalui reaksi redoks atau reaksi kondensasi. Karena sifatnya yang reaktif, DMAB menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri.
DMAB memiliki sifat kimia yang menarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi dengan logam transisi. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki potensi dalam aplikasi analitik dan sintetik. Selain itu, DMAB relatif mudah tersedia dalam berbagai kemasan, sehingga memudahkan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, DMAB digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa yang memerlukan reaktivitas tinggi. Bahan ini juga sering digunakan dalam pendidikan untuk melatih mahasiswa dalam teknik sintesis dan pemahaman reaksi kimia. Karena ketersediaannya yang cukup, DMAB menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.
- Sintesis senyawa farmakologis karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia kompleks
- Reaksi redoks dalam penelitian kimia organik untuk menghasilkan senyawa baru
- Analisis kualitatif dalam kimia analitik untuk mengidentifikasi senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia industri dalam proses pembuatan produk kimia
- Pendidikan kimia untuk melatih teknik sintesis dan reaksi kimia di laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 100-10-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
DMAB harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, harus dipakai sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus dihindari dari paparan panas, cahaya langsung, dan bahan kimia yang tidak kompatibel.
- GOERLITZER dkk. (1999). ChemInform Abstract: Reaction of Morphine with 4‐Dimethylaminobenzaldehyde.. ChemInform doi:10.1002/chin.199904196
- Naeem dkk. (2011). Spectral investigations of multiple charge transfer complex of p-nitrophenol as an electron acceptor with donor p-dimethylaminobenzaldehyde. Russian Journal of Physical Chemistry A doi:10.1134/s0036024411100128
- Gandhimathi dkk. (2014). Synthesis, growth and characterization of 4-dimethylaminobenzaldehyde-4-nitrophenylhydrazone single crystals. Optik doi:10.1016/j.ijleo.2013.11.040
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
