Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 65-85-0

Asam Benzoat – Benzoic Acid, CAS 65-85-0, TCI B2635

Asam Benzoat – Benzoic Acid, CAS 65-85-0, TCI B2635

Identitas Kimia

No. CAS
65-85-0
PubChem
CID 243·SID 87558233
Rumus molekul
C7H6O2
Berat molekul
122.12 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
benzoic acid
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(=O)O
InChIKey
WPYMKLBDIGXBTP-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Benzoic Acid (Asam Benzoat) TCI B2635 adalah bahan kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen laboratorium. Sebagai senyawa organik dengan struktur aromatik, asam benzoat memiliki peran penting dalam sintesis senyawa kompleks, pengawetan bahan kimia, serta dalam reaksi kimia yang melibatkan substitusi dan reaksi elektrofilik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, industri makanan, dan penelitian material.

Asam benzoat memiliki sifat kimia yang stabil, dengan titik leleh tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Karena sifat ini, bahan ini sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas terkendali. Selain itu, asam benzoat juga memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai agen pengawet, yang menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam laboratorium yang memerlukan bahan kimia dengan fungsi tambahan.

Di laboratorium Indonesia, asam benzoat digunakan dalam berbagai penelitian dan pengembangan, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini sering digunakan dalam proses sintesis senyawa aktif farmakologis, serta dalam pengujian kualitas bahan baku. Karena ketersediaannya yang luas dan kestabilannya, asam benzoat menjadi pilihan utama di banyak institusi penelitian dan industri kimia di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Dalam sintesis senyawa aromatik, asam benzoat berfungsi sebagai bahan dasar untuk reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik.
  • Digunakan dalam pembuatan obat-obatan, khususnya senyawa yang memiliki aktivitas farmakologis.
  • Sebagai bahan pengawet dalam penelitian bahan kimia yang rentan terhadap degradasi.
  • Dalam analisis kualitatif dan kuantitatif, asam benzoat digunakan sebagai standar untuk kalibrasi alat ukur.
  • Bahan ini juga digunakan dalam proses pembuatan resin dan polimer, karena kemampuannya untuk berikatan dengan gugus fungsional lainnya.

Dari brosur TCI

  • Ko-katalis (PhCO2H, 10 mol%) pada reaksi D3843

Merek TCI
Nomor CAS 65-85-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padat, berbentuk kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara bebas serta sinar matahari langsung.

Asam benzoat harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam ruangan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas bahan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimia yang stabil, asam benzoat tidak mudah bereaksi dengan bahan lain, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu pastikan bahwa wadah bahan ini tidak terbuka dan terkunci dengan baik untuk mencegah kebocoran atau kontaminasi.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.