3-Dimethylamino-2-methyl-2-propenal adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis organik.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk para peneliti yang memerlukan bahan dengan sifat kimia yang fleksibel. Selain itu, senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu, memungkinkan penyimpanan dan penggunaan yang lebih mudah dalam proses penelitian.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dengan sifat kimia yang spesifik. Keberadaannya di pasar lokal memudahkan akses para ilmuwan dan peneliti dalam melakukan eksperimen yang lebih kompleks.
- Sintesis senyawa farmakologis karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional
- Reaksi kimia organik untuk pembentukan senyawa kompleks dengan struktur spesifik
- Pengembangan bahan kimia baru dalam bidang material dan polimer
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur nitrogen dan karbon
- Eksperimen kimia untuk studi mekanisme reaksi dan struktur molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19125-76-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Bahan cair atau padat tergantung pada kondisi penyimpanan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Makhmudiyarova dkk. (2021). NEW HERBICIDE COMPOUNDS BASED ON 1,3-BIS((DIMETHYLAMINO)METHYL)THIUREA AND 1,3-BIS((DIMETHYLAMINO)METHYL)UREA FOR CEREALS. Вестник Башкирского университета doi:10.33184/bulletin-bsu-2021.4.24
- Osyanin dkk. (2011). ChemInform Abstract: The Reaction of 2,5‐Bis[(dimethylamino)methyl]hydroquinone and 3‐(Dimethylamino)‐2‐cyclohexen‐1‐ones.. ChemInform doi:10.1002/chin.201117147
- Krupp dkk. (2020). Crystal structures of [(N,N-dimethylamino)methyl]ferrocene and (R p,R p)-bis{2-[(dimethylamino)methyl]ferrocenyl}dimethylsilane. Acta Crystallographica Section E Crystallographic Communications doi:10.1107/s2056989020010397
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
