TCI D2673 Methyl 2,5-Dibromobenzoate adalah building block aromatik non-heterosiklik yang menggabungkan tiga gugus fungsi bermanfaat dalam satu molekul kecil, yaitu ester metil dan dua atom bromin pada posisi 2 dan 5 cincin benzena. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini berperan sebagai kerangka awal untuk membangun molekul aromatik yang lebih rumit, karena setiap gugus dapat diolah secara bertahap. Ester dapat dihidrolisis, direduksi, atau diamidasi, sementara kedua atom bromin menyediakan titik masuk bagi reaksi kopling silang berkatalis logam transisi.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah pola substitusi 2,5-dibromo yang memberikan perbedaan lingkungan sterik dan elektronik antara kedua atom bromin, sehingga membuka peluang fungsionalisasi bertahap dengan tingkat selektivitas tertentu. Gugus ester juga berfungsi sebagai pelindung sementara bagi asam karboksilat, menjaga kelarutan senyawa dalam pelarut organik dan mencegah gangguan terhadap katalis basa maupun logam. Bentuknya sebagai padatan yang stabil pada penyimpanan normal memudahkan penimbangan akurat, dan sifatnya yang tidak higroskopis membuat penanganan rutin di meja kerja relatif sederhana.
Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan senyawa ini pada riset sintesis material organik, pengembangan ligan, serta penelitian kimia medisinal di lingkungan universitas dan pusat riset. Ketersediaan dua ukuran kemasan, 5 g dan 25 g, memudahkan penyesuaian antara tahap optimasi kondisi reaksi yang hanya memerlukan jumlah kecil dan tahap perbesaran skala ketika rute sintesis sudah mapan.
- Reaksi kopling silang Suzuki-Miyaura, karena kedua ikatan karbon-bromin reaktif terhadap katalis paladium sehingga memungkinkan pemasangan gugus aril atau heteroaril baru.
- Sintesis Sonogashira dan Buchwald-Hartwig, sebab substituen bromin dapat digantikan alkuna maupun amina untuk membangun kerangka molekul yang lebih kompleks dan terfungsionalisasi.
- Pembuatan monomer polimer terkonjugasi, mengingat pola dibromo pada cincin aromatik cocok dipakai pada polimerisasi kopling untuk material elektronik organik.
- Sintesis senyawa kandidat obat, karena gugus ester menyediakan titik modifikasi menuju amida atau asam karboksilat yang penting bagi interaksi biologis molekul target.
- Pembuatan intermediet ligan dan senyawa makrosiklik, sebab fungsionalisasi bertahap pada dua posisi bromin memudahkan pembentukan kerangka bercabang atau siklik yang terkontrol.
| Merek | TCI (kode produk D2673) |
|---|---|
| Nomor CAS | 57381-43-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung |
Simpan senyawa ini pada wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, api, serta bahan pengoksidasi kuat. Sebaiknya letakkan pada rak bahan kimia organik yang terlindung cahaya langsung agar mutu terjaga selama masa simpan. Lakukan penimbangan dan pemindahan di dalam lemari asam untuk menghindari penghirupan debu, gunakan spatula kering, dan tutup wadah segera setelah selesai. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata; hindari kontak dengan kulit dan mata. Kumpulkan limbah padat maupun larutan bekas ke wadah limbah organik terhalogenasi sesuai prosedur laboratorium.
—
