Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 82419-26-9

2,3-Difluoro-6-nitrophenol TCI D2705

2,3-Difluoro-6-nitrophenol TCI D2705

Identitas Kimia

Nama lain
6-Nitro-2,3-difluorophenol
No. CAS
82419-26-9
PubChem
CID 2733745·SID 87569114
Rumus molekul
C6H3F2NO3
Berat molekul
175.09 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,3-difluoro-6-nitrophenol
SMILES
C1=CC(=C(C(=C1[N+](=O)[O-])O)F)F
InChIKey
KEGOHDCHURMFKX-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00042255
Harga reguler Rp 1.670.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.670.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2705 2,3-Difluoro-6-nitrophenol adalah bahan kimia sintesis dari TCI yang tergolong building block terfluorinasi. Molekulnya membawa tiga jenis gugus fungsi sekaligus pada satu cincin benzena, yaitu gugus hidroksil fenolik, gugus nitro, dan dua atom fluor yang bersebelahan. Kepadatan gugus fungsi seperti ini menjadikannya bahan awal yang sangat berdaya guna di laboratorium sintesis. Peranannya adalah menyediakan kerangka aromatik yang siap dimodifikasi secara bertahap menuju senyawa heterosiklik beroksigen dan bernitrogen, turunan aminofenol, serta molekul target terfluorinasi lain.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah kombinasi reaktivitas yang saling melengkapi antar gugusnya. Gugus nitro menarik elektron dan mengaktifkan atom fluor terhadap substitusi nukleofilik aromatik, sehingga salah satu posisi fluor dapat digantikan secara terarah oleh amina, alkoksida, atau tiolat. Gugus hidroksil fenolik dapat dialkilasi, diasilasi, atau dipakai sebagai nukleofil internal untuk menutup cincin heterosiklik. Setelah kerangka terbentuk, gugus nitro dapat direduksi menjadi amino yang membuka jalur menuju benzoksazol, benzimidazol, dan sistem cincin terkondensasi lainnya. Atom fluor yang tersisa memberi karakter elektronik dan lipofilik yang bernilai dalam rancangan molekul aktif.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dipakai pada riset kimia medisinal, sintesis heterosiklik, dan pengembangan senyawa agrokimia di universitas maupun lembaga penelitian. Dua pilihan kemasan, 5 g dan 25 g, memudahkan pengguna menyesuaikan pembelian dengan tahap kerja. Kemasan 5 g ideal untuk penjajakan rute sintesis dan optimasi kondisi, sedangkan 25 g menopang produksi senyawa antara dalam jumlah yang memadai untuk karakterisasi lengkap dan uji lanjut.

Brosur TCI (PDF)

  • Substitusi nukleofilik aromatik terarah: aktivasi oleh gugus nitro memungkinkan penggantian selektif salah satu atom fluor oleh nukleofil pada kondisi reaksi yang terkendali.
  • Sintesis cincin benzoksazol dan benzofuran: gugus hidroksil fenolik berfungsi sebagai nukleofil internal yang menutup cincin sehingga jalur menuju heterosiklik terkondensasi menjadi singkat.
  • Prekursor aminofenol terfluorinasi: reduksi gugus nitro menghasilkan turunan amino-hidroksi yang menjadi bahan awal berbagai sistem cincin bernitrogen bernilai riset.
  • Riset kimia medisinal terfluorinasi: keberadaan atom fluor pada cincin sering dimanfaatkan untuk menyetel kestabilan metabolik dan permeabilitas molekul kandidat obat.
  • Modifikasi gugus fenolik secara selektif: gugus hidroksil bebas dapat dieterifikasi atau diesterifikasi sehingga peneliti mudah menyusun pustaka turunan dengan variasi substituen.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 82419-26-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang (mohon verifikasi pada label lot dan sertifikat analisis pabrikan)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari basa kuat serta bahan pereduksi

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada lemari bahan kimia yang sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik. Jauhkan dari basa kuat, bahan pereduksi, oksidator, dan sumber panas karena senyawa nitrofenol bersifat asam lemah sekaligus reaktif. Gunakan spatula bersih dan kering, dan tutup kembali wadah segera setelah penimbangan agar bahan tidak menyerap uap air. Nitrofenol dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran napas, sehingga seluruh penanganan sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Ikuti Safety Data Sheet pabrikan.

—